Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemprov Jatim Siapkan Tambahan Dua Koridor Bus Trans Jatim di Malang Raya

Nabila Amelia • Rabu, 15 April 2026 | 14:05 WIB
MASIH DALAM KAJIAN: Sejumlah penumpang mengantre masuk Bus Trans Jatim di Halte Kajoetangan Heritage, kemarin (14/4). (Nabila Amelia / Radar Malang)
MASIH DALAM KAJIAN: Sejumlah penumpang mengantre masuk Bus Trans Jatim di Halte Kajoetangan Heritage, kemarin (14/4). (Nabila Amelia / Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Rencana penambahan koridor untuk Bus Trans Jatim di Malang Raya kembali mengemuka. Ada dua koridor yang sedang disiapkan. Namun, realisasinya masih belum pasti. 

Sebab, Pemprov Jatim masih menunggu kondisi fiskalnya membaik. Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur Ainur Rofiq menyampaikan, rencana untuk dua koridor itu belum final. 

”Namun kalau sesuai rencana awal, Koridor II Malang Raya akan dibuka dari kawasan Hamid Rusdi, Arjosari, Karanglo, sampai Kota Batu,” beber dia, kemarin (14/4).

Selanjutnya untuk Koridor III Malang Raya akan membentang dari Terminal Hamid Rusdi, dan berakhir di kawasan Kepanjen. Dua koridor tersebut bakal terintegrasi dengan rute-rute yang ada di Koridor I Malang Raya.

Agar rencana penambahan dua koridor segera terealisasi, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah di tiga daerah. Yakni Pemkab Malang, Pemkot Malang, serta Pemkot Batu. 

”Detailnya lewat mana saja masih belum lengkap. Jika sudah fixed, tentu akan kami publikasikan,” imbuh pejabat eselon III A Pemprov Jawa Timur tersebut. 

Di tempat lain, Kepala Dishub Kota Malang R Widjaja Saleh Putra masih belum berani memberi tanggapan. Sebab, pihaknya masih belum mendapat informasi dari Dishub Provinsi Jawa Timur. ”Nanti saya koordinasi dengan pemprov ya,” ucap dia.

Menurut Jaya, adanya penambahan koridor, terutama yang melintasi Kota Malang harus melalui kajian yang matang. Sebab, ada beberapa kawasan seperti sekitar Arjosari sampai Karanglo yang memiliki trayek angkutan kota (angkot) cukup aktif.

Pihaknya tidak ingin terjadi gesekan antara rute yang dilalui angkot dan Bus Trans Jatim. Namun pada dasarnya, pemkot akan mendukung kebijakan Pemprov Jawa Timur. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#koridor malang raya #dishub jatim #transportasi massal #bus Trans Jatim