MALANG KOTA, RADAR MALANG – Normalisasi saluran dilakukan di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Rampal Claket, Kecamatan Klojen, kemarin (27/4). Lewat upaya itu, banjir yang biasanya terjadi di lima titik coba dicegah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang R Dandung Djulharjanto mengatakan, normalisasi di sana rutin dilakukan setiap awal musim kemarau.
”Kami mengangkat sedimen hingga sampah yang sudah menumpuk dari sana,” kata dia. Menurut Dandung, normalisasi yang dilakukan sudah berjalan hampir satu bulan. Panjang saluran yang dinormalisasi sekitar satu kilometer.
Mulai dari depan Bengkel Ahass Sinar Mulia sampai ke saluran dekat Kantor Telkom STO Blimbing. Untuk melakukan normalisasi, pihaknya memanfaatkan dua alat berat. Kemudian ada 20 personel yang diterjunkan.
”Selama hampir satu bulan ini, kami sudah mengangkut sedimen maupun sampah sebanyak 70 dump truck. Satu dump truck beratnya enam meter kubik,” imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Selain sampah dan sedimen, saat diteliti ada saluran irigasi yang terhalang material lain. ”Kalau dulu di bagian atas masih ada resapan. Sekarang tertutup perumahan,” sambung Dandung. Akibatnya, aliran air yang seharusnya mengalir ke Sungai Brantas terhambat dan meluap ke atas.
Sedikitnya ada lima lokasi yang sering tergenang karena beberapa kondisi tersebut. ”Meliputi kawasan Bukirsari, Kedawung, Bajangratu, Bantaran, dan Jalan Letjen Sutoyo,” beber Dandung. Jika dinormalisasi, air tidak akan meluap hingga mengakibatkan banjir.
Dandung menambahkan, upaya normalisasi tidak hanya dilakukan di saluran Jalan Letjen Sutoyo. Saluran di seluruh kecamatan bakal disasar. Semua dilakukan melalui program gerakan angkut sampah dan sedimen (GASS). (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra