Cegah Balap Liar, Polresta Malang Kota Tambah Pita Penggaduh di 4 Lokasi

Nabila Amelia • Dipublikasikan Jumat, 8 Mei 2026 | 18:03 WIB
LANGKAH ANTISIPASI: Polresta Malang Kota bersama Dishub Kota Malang sudah menambah pita penggaduh di Jalan Veteran. (Nabila Amelia / Radar Malang)
LANGKAH ANTISIPASI: Polresta Malang Kota bersama Dishub Kota Malang sudah menambah pita penggaduh di Jalan Veteran. (Nabila Amelia / Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Upaya mencegah balap liar terus dilakukan. Selain dilakukan lewat patroli rutin, ada penambahan prasarana berupa pita penggaduh atau rumble strip yang dilakukan. Penambahan prasarana itu dilakukan di empat lokasi.

”Ada dua pita penggaduh yang kami pasang di Jalan Veteran. Selain itu juga di Jalan Veteran dan Jalan Ciliwung,” terang Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo. Untuk diketahui, pita penggaduh merupakan markah melintang dengan tebal maksimum 4 sentimeter. 

Fungsnya untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi melalui getaran dan suara yang dihasilkan dari pita penggaduh itu. Alat itu memang bermanfaat untuk banyak hal. Salah satunya mengurangi kecepatan kendaraan. Menurut Rio, empat lokasi itu dipilih karena rawan digunakan balap liar. Terutama pada malam sampai dini hari. 

Dalam pemasangan pita penggaduh itu, pihaknya berkolaborasi dengan lintas sektor. Yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Rio berharap melalui pemasangan pita penggaduh bisa membuat pengendara mengurangi kecepatan. 

Terutama oknum-oknum yang biasa terlibat balap liar. Lebih lanjut juga bisa mengontrol laju kendaraan pada jam aktif. Seperti pagi dan sore hari. Terlebih, di sekitar lokasi pemasangan itu terdapat banyak institusi pendidikan hingga pusat perbelanjaan. Sehingga kerap dilewati orang yang hendak menyeberang.

Rio menambahkan, setelah beberapa hari dipasang, balap liar sedikit berkurang. Baik yang terpantau oleh polisi maupun yang dilaporkan warga. Ke depan, pihaknya juga akan mengevaluasi efektivitas pemasangan pita penggaduh. 

”Tidak menutup kemungkinan, pita penggaduh akan ditambah di lokasi lain. Salah satunya Jalan Soekarno-Hatta (Soehat),” tegasnya. Pemasangan akan disesuaikan dengan kelas jalan. Jika jalan masuk ke jalan provinsi, maka pemasangannya bakal berkoordinasi dengan Pemprov Jatim. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
pita penggaduh malang hari ini Balap liar kota malang polresta malang jalan veteran