MALANG KOTA, RADAR MALANG - Meski Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang terus bertambah, manfaat untuk 3B (ibu hamil, menyusui, balita) masih cukup rendah. Baru mencapai 16 persen. Seperti banyak diketahui, program MBG tidak hanya dirancang untuk pelajar saja.
Pemerintah pusat membagi penerima program itu dalam dua kategori. Yakni pelajar dan 3B. Manfaat untuk kategori 3B masih rendah di hampir seluruh wilayah Indonesia. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, dari evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN), poin itu mendapat sorotan khusus.
Sebab sampai Mei 2026, baru 16 persen ibu hamil yang mendapatkan MBG. Sementara total ibu hamil di Kota Malang saat ini mencapai 12 ribu orang.
Untuk meningkatkan capaian itu, Wahyu mengaku telah menginstruksikan dinas kesehatan dan dinas sosial melakukan pendataan.
Tak hanya untuk ibu hamil, tetapi ibu menyusui dan balita yang belum menerima MBG. ”Kami melakukan pendataan agar jumlah penerima bisa segera bertambah,” tutur dia setelah peresmian SPPG baru di Jalan Mayjend Sungkono, Kedungkandang, kemarin (7/5).
Lebih lanjut Wahyu juga menginstruksikan satgas dari Pemkot Malang untuk melakukan sidak secara rutin. Tujuannya untuk menjaga kualitas menu MBG serta mencegah terjadinya keracunan.
”Kami juga menerima laporan dari sekolah terkait aduan SPPG. Sementara ini belum ada yang bermasalah,” imbuh mantan Sekda Kabupaten Malang itu.
Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I BGN Harjito mengatakan, pihaknya juga melakukan pendataan calon penerima 3B. Mereka melibatkan koordinator wilayah di tingkat kecamatan. ”Kami mempersilakan untuk pemda melakukan pendataan menyesuaikan dengan kekuatan anggaran,” ucapnya.
Setelah capaian MBG untuk pelajar cukup tinggi, Harjito menuturkan bahwa saat ini BGN fokus meningkatkan realisasi untuk kategori 3B. Karena dinilai masih rendah dalam skala daerah maupun nasional.
”Data dari kementerian saat ini disandingkan untuk percepatan penerima MBG. Termasuk Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN) yang datanya hingga tingkat RT,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah SPPG di Kota Malang terus bertambah. Kemarin (7/5), ada empat SPPG baru yang diresmikan di tiga kecamatan diresmikan. Dengan tambahan itu, total ada 82 SPPG yang kini beroperasi di Kota Malang. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra