MALANG KOTA-RADAR MALANG - Seleksi administrasi dalam pemilihan Dewan Pendidikan Kota Malang (DPKM) sudah rampung. Total ada 68 peserta yang mendaftar tahun ini. Lima di antaranya dinyatakan gugur di seleksi administrasi.
Para pendaftar bersaing untuk merebutkan 11 kursi DPKM. Peserta terpilih bakal diajukan persetujuannya kepada Wali Kota Malang. Mereka berasal dari kalangan akademisi, pengusaha, hingga pakar pendidikan.
Perinciannya ada 21 pakar pendidikan yang lolos seleksi administrasi. Lalu, ada delapan orang dari organisasi profesi berbasis pendidikan. Dua lainnya dari pengusaha, organisasi sosial kemasyarakatan, hingga penyelenggara pendidikan.
”Tahun ini ada tiga guru besar yang mendaftar,” ujar Analis Perencanaan, Program, dan Pelaporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Samsul. Ketiga profesor itu berasal dari unsur penyelenggara pendidikan, institusi pendidikan bertaraf internasional, dan pendidikan kekhasan agama. Pendaftar yang lolos administrasi bakal menjalani tes wawancara pada Senin 11 Mei mendatang.
Tahapan selanjutnya, nama-nama yang terpilih bakal diajukan ke Wali Kota Malang pada 15 Mei untuk dipertimbangkan. Proses penetapan 11 anggota bakal dilaksanakan bulan Juni. Lalu pengukuhan langsung oleh Wali Kota pada bulan Juli.
Sejauh ini, fungsi DPKM terhadap pendidikan di Kota Malang cukup krusial. Tugas utamanya, jadi mediator kebijakan Pemkot Malang melalui Dinas Pendidikan dengan murid dan wali murid. Untuk itu persyaratan rekrutmen dan tahapan cukup beragam dilaksanakan dengan hati-hati.
Ditambah lagi DPKM dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Tentu perbedaan kualitas dan fokus dari masing-masing pendaftar beragam. Hanya saja, dari unsur pendidikan berbasis keunggulan lokal yang tidak ada pendaftarnya.
”11 anggota DPKM yang terpilih nanti juga menjadi dewan pertimbangan untuk Pemkot ketika mengambil kebijakan,” lanjut Samsul. Mereka juga bertugas melakukan pengawasan agar Pemkot Malang melakukan transparansi dalam menyelenggarakan pendidikan. Seperti periode sebelumnya, seleksi anggota DPKM harus dilakukan secara ketat. (aff/gp)
Editor : Galih R Prasetyo