Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Omzet Menurun, Pedagang Pasar Gadang Pastikan Tetap Nyaman di Tempat Relokasi

Andika Satria Perdana • Selasa, 12 Mei 2026 | 16:10 WIB
LEBIH NYAMAN DI TEMPAT BARU: Sejumlah pedagang di Pasar Induk Gadang (PIG) masih beroperasi sampai kemarin siang. Mereka mengakui adanya penurunan omzet sejak direlokasi. (ANDIKA SATRIA PERDANA / RADAR MALANG)
LEBIH NYAMAN DI TEMPAT BARU: Sejumlah pedagang di Pasar Induk Gadang (PIG) masih beroperasi sampai kemarin siang. Mereka mengakui adanya penurunan omzet sejak direlokasi. (ANDIKA SATRIA PERDANA / RADAR MALANG)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sejak direlokasi, sejumlah pedagang di Pasar Induk Gadang (PIG) mengeluhkan terjadinya penurunan omzet. Meski begitu mereka tetap tenang. Sebab, ada keyakinan bahwa kondisi itu bakal terjadi untuk sementara waktu. 

Koordinator Pedagang Pasar Buah Abdul Qodir menuturkan, setelah dilakukan relokasi akhir April, seluruh pedagang memberi sambutan baik.

Tidak ada keluhan meski mereka harus mengeluarkan biaya pribadi untuk boyongan. ”Hanya saja untuk sementara omzet kami menurun,” kata dia. 

Menurut Qodir, penurunan pendapatan itu disebabkan karena para pembeli belum terbiasa dengan suasana baru di PIG. Selain itu, proses relokasi juga belum sepenuhnya rampung. Masih ada pedagang yang belum pindah dan banyak alat berat di lokasi. 

Dia menuturkan, setelah bongkaran bedak, masih ada beberapa pengerjaan yang belum tuntas. Seperti tempat parkir yang belum ditata dan akses masuk yang masih rusak. Meskipun begitu, Qodir menilai tempat relokasi saat ini jauh lebih baik dibanding tempat sebelumnya. 

Kini, baik pedagang maupun pembeli tidak lagi waswas terhadap cuaca maupun lalu lalang kendaraan. ”Kalau dulu becek dan kumuh, sekarang sudah bagus,” tandasnya. Dia memastikan bahwa proses relokasi itu tidak memiliki unsur paksaan. Justru para pedagang yang menginginkan ada perubahan di PIG.

Sebab, mereka melihat kondisi yang semakin semrawut dan menyebabkan kemacetan. ”Pedagang ingin pindah sejak lama, tetapi belum ada tempat yang pas. Sekarang ini tempatnya pas, tidak jauh dari tempat sebelumnya,” imbuh Qodir. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menekankan, penataan di Pasar Gadang tak akan berhenti di tahap relokasi saja. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan besar pada jalan di depan pasar tersebut. 

Total ada anggaran senilai Rp 14,9 miliar yang dialokasikan pemerintah pusat. Dengan akses jalan yang semakin bagus, Eko meyakini PIG akan kembali menjadi favorit masyarakat.

Selain harga yang lebih murah, akses ke pasar tersebut juga bakal lebih baik. ”Ini upaya kami untuk mengurai kemacetan sekaligus membuat PIG lebih nyaman bagi penjual dan pembeli,” tuturnya. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#relokasi pasar gadang #malang hari ini #pasar induk gadang #Pasar Gadang