MALANG KOTA-RADAR MALANG - Rencana penataan Kajoetangan Heritage sampai kawasan Pasar Splendid diseriusi pemkot. Satu indikasinya, ditunjukkan dengan skema penataan kawasan tersebut terus dimatangkan. Lalu, diklaim sudah ada tiga investor yang menyampaikan ketertarikan terhadap rencana penataan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pemkot sedang menyusun beberapa skema penataan. Skema penataan itu nantinya akan membangkitkan beberapa sektor unggulan yang ada di Kajoetangan Heritage sampai kawasan Pasar Splendid.
”Dari beberapa skema (penataan) yang ada saat ini, masih kami rundingkan bersama pakar dan juga warga setempat,” kata Wahyu. Menurutnya, salah satu unggulan yang dimaksud adalah kampung tematik. Rencana Pemkot Malang, keberadaan kampung tematik akan semakin diperkuat kembali.
Selain itu, beberapa sektor unggulan yang ada di sekitar Pasar Splendid juga jadi perhatian. Orang nomor satu di Pemkot Malang itu menjabarkan, kawasan Pasar Splendid memiliki beberapa sektor yang belum dimanfaatkan dengan baik. Di samping keberadaan pasar yang menjual tanaman hingga hewan, ada kawasan unggulan yang ada di dalam Pasar Splendid.
Jembatan di dalam pasar diketahui dibangun pada 1920an. Pembangunan jembatan itu menjadi bagian dari program tata kota pada masa Hindia Belanda.
Selain mendorong sektor unggulan di sekitar Kajoetangan Heritage sampai kawasan Pasar Splendid, pemkot juga akan melakukan penataan lainnya. Antara lain, penataan terhadap pedagang. ”Tujuannya untuk bisa menekan keberadaan PKL. Kemudian parkir juga ditata,” sambung Wahyu.
Dalam rencana penataan kawasan, pemkot masih menunggu kepastian dari investor juga. ”Untuk nilai investasinya kami belum tahu, tapi sama investor sudah dilihat bahwa rencana penataan Kajoetangan Heritage sampai kawasan Pasar Splendid adalah hal yang bagus. Mereka juga siap untuk melaksanakan,” tegas Wahyu.
Di samping investor, pemkot turut mengajukan rencana penataan kawasan ke pihak lain. Salah satunya adalah ke Bank Dunia. Itu karena, memiliki program bantuan untuk mengelola kawasan heritage.
Wahyu berharap, rencana penataan itu bisa terealisasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Malang. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Saat ini, Kajoetangan Heritage jadi salah satu ikon wisata di Kota Malang yang kerap dipadati wisatawan. (mel/gp)
Editor : Galih R Prasetyo