Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Maraknya PKL di Pasar Tawangmangu Dapat Sorotan Khusus dari Anggota DPRD Kota Malang

Andika Satria Perdana • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:11 WIB
TERIMA BANYAK MASUKAN: Maraknya PKL yang berjualan di pinggir jalan di depan Pasar Tawangmangu mendapat atensi khusus dari anggota DPRD Kota Malang. (Darmono/Radar Malang)
TERIMA BANYAK MASUKAN: Maraknya PKL yang berjualan di pinggir jalan di depan Pasar Tawangmangu mendapat atensi khusus dari anggota DPRD Kota Malang. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Maraknya PKL liar di kawasan Pasar Tawangmangu mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Mereka khawatir apa yang terjadi di Pasar Kebalen terulang. Yakni adanya ratusan PKL liar yang mangkal setiap hari. 

Kekhawatiran itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji. Dia mengaku, kabar tersebut diketahui dari keluhan pedagang Pasar Tawangmangu. Mereka mengaku pendapatannya menurun karena PKL liar semakin marak. 

Pedagang yang tidak berizin itu biasanya menempati jalan di depan TPU Samaan. ”Sejak tahun lalu kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Malang. PKL itu bahkan ada yang (punya bangunan) semi-permanen,” ujar dia. 

Bayu mengatakan, maraknya PKL itu juga disebabkan kebiasaan masyarakat. Mereka terbiasa berbelanja langsung di pinggir jalan. Tanpa harus parkir kendaraan atau masuk ke dalam pasar. Seiring berjalannya waktu, jumlah PKL di sana terus bertambah. 

Faktor lainnya, lanjut Bayu, penambahan PKL juga berasal dari pedagang resmi. Karena omzet menurun dan berjualan di pinggir jalan lebih menjanjikan, mereka akhirnya menjadi PKL. ”Jadi mereka ada yang bukan PKL murni. Tetapi mau tidak mau ikut (berjualan) di pinggir jalan,” terang legislator dari dapil Klojen itu.

Bayu juga mengatakan bahwa Pasar Tawangmangu juga perlu direvitalisasi. Tujuannya agar masyarakat lebih nyaman berbelanja di sana. ”Kondisi serupa juga terjadi Pasar Bunulrejo, mulai banyak PKL. Tapi memang lebih parah di Tawangmangu,” tambah dia. 

Menanggapi sorotan dewan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskopindag Kota Malang Ni Luh Putu Eka Wilantari mengatakan bahwa penataan pasar akan dilakukan secara bertahap.

Pihaknya saat ini fokus menata Pasar Induk Gadang dan Pasat Kebalen. Selanjutnya bisa melakukan penataan di Pasar Tawangmangu. 

Tahun ini, Pasar Tawangmangu juga mendapat jatah dana perbaikan. Namun skalanya kecil, karena ada efisiensi anggaran. Perbaikan yang dilakukan seperti talang air dan saluran drainase. ”Tawangmangu termasuk delapan pasar yang akan diperbaiki,” tuturnya. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#PKL pasar tawangmangu #dprd kota malang #malang hari ini #dewan kota malang #pasar tawangmangu