Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jatah MBG untuk Satu Sekolah di Kota Malang Mulai Distop

Nabila Amelia • Selasa, 9 Juni 2026 | 19:01 WIB
MAKAN SIANG: Meski penyaluran MBG di SD Islamic Global School berhenti untuk sementara waktu, siswa-siswi di sana tetap mendapat makanan dari sekolah, kemarin (8/6). (Nabila Amelia/Radar Malang)
MAKAN SIANG: Meski penyaluran MBG di SD Islamic Global School berhenti untuk sementara waktu, siswa-siswi di sana tetap mendapat makanan dari sekolah, kemarin (8/6). (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Kabar penghentian penyaluran makan bergizi gratis (MBG) ke beberapa sekolah mulai terkonfirmasi. Salah satu yang berhenti mendapat jatah MBG adalah SD Islamic Global School. Pemberhentian penyaluran di sana berlangsung sejak kemarin (8/6).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Islamic Global School Ahmad Susanto mengatakan, pihaknya mendapat jatah MBG sejak pertengahan bulan Ramadan sampai pekan lalu. Ada 720 pelajar, guru, maupun tenaga kependidikan yang menjadi penerima manfaat MBG.

Mereka menerima jatah MBG dari SPPG Bandungrejosari 2. ”Sabtu lalu (6/6) ada pemberitahuan dari SPPG kalau ada pemberhentian penyaluran sementara sampai waktu yang tidak ditentukan,” kata Santo. Pihak sekolah tidak mengetahui pasti penyebab penghentian penyaluran MBG tersebut. 

Namun, ada informasi bahwa SPPG masih menunggu pencairan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kendati berhenti mendapat jatah MBG, para pelajar di sana tetap bisa menikmati makanan. Sebab sejak didirikan pertama kali, SD Islamic Global School sudah memberi makan kepada para siswa.

”Karena ada MBG, kami atur agar dikirim pukul 07.15. Kemudian untuk siangnya baru ada makanan dari sekolah,” imbuh Santo. Makanan yang disajikan berasal dari dapur SD Islamic Global School. Itu karena pihak sekolah memiliki juru masak sendiri yang rutin menyajikan porsi setiap harinya.

Dia menyebut mayoritas orang tua pelajar tidak ada yang protes saat MBG diberhentikan. Sebab sejak awal, para wali murid sebenarnya sempat menolak jatah MBG. Namun karena program dari pemerintah, pihak sekolah memilih menghormati dan mengikutinya. ”Saat berhenti sementara juga tidak ada gejolak,” imbuh Santo.

Sementara itu, Koordinator Wilayah untuk SPPG di Kota Malang Muhammad Athoillah menyebut bahwa penghentian MBG kemungkinan karena SPPG masih menunggu anggaran. ”Proses pencairan kalau berdasar informasi bagian keuangan BGN antara kemarin (Minggu) atau hari ini (kemarin),” kata dia.

Berdasar data sampai sekarang, ada sekitar 70 SPPG yang beroperasi di Kota Malang. Saat ditanya berapa SPPG yang berhenti menyalurkan MBG untuk sementara waktu, dia belum bisa menjawabnya. Pihaknya butuh waktu untuk melakukan pendataan. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#mbg kota malang #mbg distop #SD Islamic Global School Malang #MBG di Kota Malang Distop #malang hari ini