MALANG KOTA, RADAR MALANG - Memasuki pekan kedua bulan Juni, progres relokasi pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) masih belum terlihat. Hingga kemarin, masih ada 50 meter lapak pedagang yang belum dibongkar. Itu karena pedagang masih menunggu pembangunan tempat relokasi tahap kedua rampung.
Seperti diberitakan sebelumnya, relokasi pedagang dilakukan untuk melancarkan proyek perbaikan jalan dengan anggaran Rp 14,9 miliar. Nanti, jalan di depan pasar tersebut akan menggunakan jalan kembar. Sehingga lapak yang berada di bahu jalan harus dipindah ke belakang.
Baca Juga: Diskopindag Kota Malang Optimistis Relokasi Pasar Gadang Tuntas pada Pertengahan Juni
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, progres relokasi mencapai 85 persen.
Sisanya 15 persen adalah 50 meter lapak pedagang yang belum dibongkar tersebut. ”Pembangunan terus berproses, sisa 15 persen akan selesai bulan Juni ini,” kata dia.
Eko menyampaikan, pengerjaan tempat relokasi tahap kedua kurang dua poin. Yakni pemasangan atap dan pengecoran lantai. Menurut dia, ada kemungkinan relokasi tahap kedua berjalan paralel dengan dimulainya perbaikan jalan.
Baca Juga: Perbaikan Jalan di Pasar Gadang Bakal Dimulai Pertengahan Juni
”Perbaikan jalan kemungkinan juga dimulai pekan kedua bulan Juni. Bisa kami selesaikan relokasi sekaligus proyeknya dimulai,” tuturnya. Lebih lanjut, nanti Pasar Gadang bakal dilengkapi titik parkir khusus. Agar kendaraan tidak lagi diparkir sembarangan di bahu jalan.
Eko menyebut langkah itu sekaligus diplot untuk meningkatkan potensi pendapatan daerah. ”Parkir nanti dikelola dinas perhubungan. Menggunakan skema e-parking atau yang lainnya kami serahkan kepada mereka,” imbuh dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djul harjanto mengatakan, perbaikan jalan kini sudah masuk tahap pengadaan. Proyek itu harus dimulai Juni ini. Sebab prosesnya bakal memakan waktu kurang lebih enam bulan.
Jika sedikit terlambat, dikhawatirkan bakal melampaui tahun 2026. Total jalan yang di perbaiki sepanjang 670 meter. ”Tidak hanya perbaikan jalan, nanti kita ada beberapa penambahan fasilitas. Seperti dipasangi pagar pembatas antara pasar dan jalan,” terangnya.
Kemudian, jalan baru itu akan dilengkapi median. Agar kualitas jalan tahan lama, Pemkot Malang juga memperbaiki drainase di sisi kiri dan kanan ruas jalan. ”Setelah jalan diperbaiki, kami berharap pedagang dan masyarakat lebih tertib. Tidak parkir sembarangan atau membuang air limbah di jalan,” tegasnya. (adk/by)
Editor : A. Nugroho