MALANG KOTA, RADAR MALANG - Perbaikan jalan di depan Pasar Induk Gadang resmi dimulai, kemarin (15/6). Yang menjadi fokus awal yakni pengerjaan drainase. Alat berat diturunkan untuk menggali tanah untuk penempatan fasilitas penangkal genangan.
Setelah drainase, selanjutnya bakal dilakukan proses pengaspalan jalan. Dari papan informasi proyek, perbaikan jalan di sana dilakukan kontraktor dari CV Darussalam. Nilai anggarannya Rp 11,8 miliar. Waktu pengerjaan maksimalnya 172 hari.
Pemkot Malang meminta proyek bisa selesai dalam 150 hari. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang turut memantau menyampaikan, pengerjaan drainase akan dilaksanakan di sisi utara dan selatan.
Drainase itu memiliki lebar satu meter dengan kedalaman satu meter. ”Fokus awalnya drainase terlebih dulu. Kemudian dilakukan pengerjaan pengaspalan,” kata dia.
Wahyu menuturkan, selama pengerjaan, pengguna jalan akan sedikit terganggu. Sebab akan ada proses buka tutup jalan. Untuk proses awal, pengerjaan dilakukan di sisi selatan pasar. Setelah itu baru berganti ke sisi utara.
”Kami berharap warga bersabar, menunggu hingga November. Setelah itu jalan bakal lebih lebar dan bagus,” tambahnya.
Sesuai rencana perbaikan, nanti akan dilakukan pembangunan median jalan. Lokasinya pas berada di bawah tiang listrik.
Kemudian akan ada penambahan pembatasan jalan dan pot tanaman. Itu untuk mencegah praktik drive thru pelanggan yang menyebabkan kemacetan.
”Nanti juga ada pagar pembatas antara jalan dengan area pasar,” imbuh Wahyu. Selain menghijaukan kawasan pasar, pemasangan pot juga dilakukan untuk menghalau keberadaan PKL liar.
Pemilik kursi N1 itu menegaskan, ke depan pembeli di Pasar Gadang harus memarkir kendaraannya dan masuk ke dalam area pasar.
Setelah proyek rampung, tidak ada toleransi lagi terkait kendaraan yang berhenti di pinggir jalan. ”Harus dibiasakan jangan beli di pinggir jalan. Untuk menciptakan ketertiban dan keteraturan lalu lintas,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menjelaskan, tidak ada waktu khusus untuk pengerjaan drainase. Secara garis besar, sisi selatan ditargetkan selesai dalam dua bulan. Baik drainase maupun pengaspalan.
”Kemudian sisi utara juga bisa selesai dalam waktu dua bulan,” terangnya. Dia menambahkan, perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di depan pasar saja.
Namun juga dilakukan pengerjaan pada jembatan kembar di sisi timur. Serta jalan depan di pabrik hingga lampu merah Gadang di sisi barat. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra