MALANG KOTA, RADAR MALANG – Rencana penerapan parkir progresif mendapat sambutan positif dari kalangan DPRD Kota Malang. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi mendukung wacana tersebut.
Dengan catatan, harus ada payung hukum yang jelas untuk melaksanakan kebijakan itu. ”Kota Malang dengan jumlah penduduk dan mahasiswa lebih dari sejuta perlu kebijakan baru. Tarif progresif bisa diterapkan di parkir khusus dan tepi jalan di kawasan tertentu,” terangnya.
Dari dua titik parkir yang dianggap potensial, yakni di Stadion Gajayana dan Kajoetangan, juga tepat. Menurut Dito, titik yang paling potensial yakni di Stadion Gajayana.
Sebab, volume kendaraan parkir di Gajayana lebih stabil dibandingkan Kajoetangan. Titik parkir di Kajoetangan cenderung ramai saat akhir pekan. ”Titik parkir Stadion Gajayana bisa menjadi pilot project karena volume kendaraan hampir sama setiap hari,” ungkapnya.
Dengan tarif progresif, legislator Lowokwaru itu menegaskan, perlu ada peningkatan layanan. Paling utama adalah ketertiban dalam memberikan karcis parkir.
Poin lainnya tentang keamanan kendaraan maupun barang bawaan. ”Petugas harus selalu stand-by dalam mengarahkan dan membantu mengeluarkan kendaraan,” tegasnya.
Dito meminta tarif progresif harus diimbangi dengan pelayanan yang sepadan. Pemkot Malang bisa menambah kamera pengawas CCTV untuk meningkatkan keamanan. ”Ada tambahan penitipan atau perlindungan helm. Agar keamanan barang mereka bisa terjamin,” tandasnya.
Salah satu pengguna parkir Kajoetangan Bagus Setiawan mengatakan, wacana tarif progresif tentu akan menambah beban masyarakat.
Namun jika memang diterapkan, dia tidak mempermasalahkannya. Dengan catatan uang yang dibayar harus benar-benar masuk kas daerah.
”Saya juga usulkan ada perbaikan layanan. Petugas harus membantu menata motor atau mengeluarkan motor saat kami datang,” tuturnya.
Dia menambahkan, keamanan helm juga harus terjamin. Bagus mengakui, dirinya waswas, karena beberapa waktu lalu ada pengendara yang kehilangan helm di parkir Kajoetangan. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra