Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bawa Perspektif Inklusif, Ainur Faqih Tembus Final Duta CBP Rupiah 2026

A. Nugroho • Rabu, 17 Juni 2026 | 23:53 WIB
CEMERLANG: Ainur Faqih. Penyiar Pro2 FM RRI Malang yang jadi satu-satunya wakil media massa di ajang Duta Muda Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026.
CEMERLANG: Ainur Faqih. Penyiar Pro2 FM RRI Malang yang jadi satu-satunya wakil media massa di ajang Duta Muda Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026.


MALANG, RADAR MALANG - Di tengah ramainya isu literasi keuangan, satu nama dari Malang justru mencuri perhatian dengan cara yang berbeda. Bukan dari kampus, bukan juga dari perbankan—tapi dari dunia siaran.

Dia adalah Ainur Faqih. Penyiar Pro2 FM RRI Malang yang jadi satu-satunya wakil media massa di ajang Duta Muda Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026.

Berangkat dari keresahan sederhana, Ainur punya gagasan brilian. Saat itu, dia merasa masyarakat masih sering abai terhadap perlindungan uang rupiah fisik. Padahal di balik lembaran uang itu, ada kedaulatan yang harus dijaga bareng-bareng. Di sanalah, media harus berperan.

“Media itu punya power besar. Tapi sering jalan sendiri-sendiri. Padahal kalau dikolaborasikan, impact-nya bisa jauh lebih kuat,” ujar Faqih.

Bukan sekadar wacana, Faqih datang dengan ide 'nakal' tapi relevan. Dia mengawinkan kekuatan media arus utama dengan kecepatan media sosial. Radio, koran, portal, hingga platform digital—semua disatukan dalam satu orkestrasi komunikasi yang lebih kekinian.

Yang bikin ceritanya makin menarik, Faqih juga membawa perspektif inklusif. Ia melihat data penyandang disabilitas netra di Indonesia yang masih bergantung pada radio sebagai sumber informasi utama.

Dari situ lahir gagasan 'Theater of Mind'. Sebuah pendekatan komunikasi berbasis audio yang bukan cuma menyampaikan informasi, tapi juga membangun imajinasi.

Harapannya, pesan tentang CBP Rupiah bisa lebih mudah diakses semua kalangan, termasuk mereka yang selama ini sering luput dari perhatian.

“Literasi keuangan itu bukan cuma tugas bank. Media juga punya tanggung jawab, bahkan semua masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Di tengah dominasi peserta dari sektor perbankan dan akademisi, Faqih sempat merasa gentar. Tapi justru di situlah ia melihat peluang.

Kini, ia berhasil melaju sebagai salah satu dari 10 finalis yang akan bertarung di grand final Duta Muda CBP Rupiah Bank Indonesia Malang di Grand Mercure Malang Mirama, 27 Juni mendatang.

Langkahnya bukan cuma soal kompetisi. Tapi juga tentang bagaimana suara—yang selama ini hanya terdengar di udara—bisa jadi gerakan nyata untuk menjaga rupiah.

Dari Malang, untuk Indonesia. (*)

Editor : A. Nugroho
#ainur faqih #rupiah #malang #penyiar radio