Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa 4 Kampus Menyuarakan Sembilan Tuntutan di depan Balai Kota Malang

Nahdiatul Affandiah • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

TERUS BERJUANG: Ratusan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak berkumpul di depan Balai Kota Malang kemarin (17/6). Mereka melakukan aksi massa menuntut Indonesia lebih baik. (Foto: Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)
TERUS BERJUANG: Ratusan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak berkumpul di depan Balai Kota Malang kemarin (17/6). Mereka melakukan aksi massa menuntut Indonesia lebih baik. (Foto: Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)

 MALANG KOTA – Gelombang aksi massa dari mahasiswa menyuarakan beragam tuntutan kembali menggema di Balai Kota Malang kemarin (17/6). Kali ini, tuntutan yang disuarakan bertambah menjadi sembilan poin. Sejak pukul 13.20, ratusan mahasiswa dari berbagai kampus hadir.

 Mulai Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Merdeka (UNMER), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), hingga Universitas Tri Dharma (UNITRI) berkumpul di depan Balai Kota. Aksi massa kedua di Kota Malang itu menyoroti kondisi sosial, ekonomi, hukum, politik, dan lingkungan hidup di Indonesia yang dilihat menghadapi tantangan serius.

 Mulai dari perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dirasakan masyarakat, kenaikan harga kebutuhan pokok, melemahnya daya beli, hingga meningkatnya biaya kesehatan. Mereka juga menyoroti persoalan tata kelola pemerintahan dan menuntut negara mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan berlandasan prinsip keadilan sosial.

 ”Akhir-akhir ini muncul berbagai kebijakan dan regulasi pemerintah yang memunculkan kekhawatiran publik,” ujar Maulana Nazil Al Haq, Ketua BEM UM. Pihaknya menyoroti kualitas demokrasi, supremasi hukum, hingga efektivitas penggunaan anggaran negara. Fenomena menguatnya praktik patronase politik hingga lemahnya penindakan korupsi jadi pemicu aksi massa.

 Mereka melayangkan sembilan tuntutan aksi massa kemarin. Pertama, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. Kedua, menghentikan program yang tidak efektif dan boros APBN seperti MBG.

 Ketiga, mahasiswa mendesak DPR RI merevisi UU Polri yang dinilai berpotensi mengembalikan dwifungsi ABRI. Keempat, mereka juga mendesak DPR RI merevisi UU TNI tentang Peradilan Militer. Kelima, mereka juga mendesak DPR RI segera mengesahkan UU Perampasan Aset.

 Tuntutan keenam terkait jaminan keamanan distribusi obat dan menurunkan beban biaya kesehatan masyarakat. Lalu ketujuh menuntut penghentian deforestasi hutan dan alih fungsi lahan. Kedelapan, mahasiswa menuntut reformasi birokrasi pemerintah ”Terakhir, kami menagih Janji DPRD Kota Malang untuk menyampaikan hasil tindak lanjut, perkembangan pembahasan, serta langkah konkret atas tuntutan yang telah diterima dari massa aksi sebelumnya,” pungkas Nazil. (aff/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Aksi massa #balai kota malang #Demo di Kota Malang