Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Medsos Ubah Cara Abadikan Momen

M. Affan Fauzan • Minggu, 21 Juni 2026 | 15:46 WIB
PUAS: Tim Weddingmu.id foto bersama pengantin yang baru saja melangsungkan akad nikah beberapa waktu lalu.
PUAS: Tim Weddingmu.id foto bersama pengantin yang baru saja melangsungkan akad nikah beberapa waktu lalu.

KOTA MALANG, RADAR MALANG - KEBIASAAN membagikan aktivitas di media sosial mulai mengubah tren dokumentasi pernikahan. Jika sebelumnya pasangan pengantin harus menunggu beberapa hari hingga berminggu-minggu untuk melihat hasil foto dan video dari fotografer maupun videografer, kini banyak yang memilih menggunakan jasa Wedding Content Creator (WCC) agar momen bahagia dapat dinikmati hanya beberapa menit setelah prosesi berlangsung.

Perubahan tersebut dirasakan Tegar dan Assyifa saat menggelar resepsi pernikahan pada April lalu. Berawal dari melihat konsep serupa di pesta pernikahan temannya, pasangan itu memutuskan menambahkan layanan WCC ke dalam daftar vendor yang mereka gunakan.

Baca Juga: Abadikan Momen Spesial, 3 Jasa Fotografer Wisuda di Malang Ini Siap Bikin Kenangan Berkesan!

Tegar mengaku, kehadiran WCC membuat dirinya tidak perlu menunggu lama untuk melihat dokumentasi momen-momen penting selama acara berlangsung. Beberapa potongan video maupun foto bahkan sudah diunggah ke Instagram Story dan Reels ketika resepsi masih berlangsung.

“Momen-momen bahagia dan emosional saat resepsi bisa langsung saya lihat di Instagram Story maupun Reels hanya dalam hitungan puluhan menit,” ujarnya.

Menurut dia, berbagai prosesi penting, mulai akad nikah, penyerahan seserahan secara simbolis, pengalungan bunga melati, hingga momen pemberian minum kepada pasangan, dapat langsung terdokumentasi dan dibagikan kepada keluarga maupun kerabat yang tidak sempat hadir.

Baca Juga: Abadikan Momen Spesialmu di Foto Studio Malang Ini! Ada Self Photo dengan Harga Murah

Tak hanya momen utama, WCC juga merekam berbagai suasana yang kerap luput dari perhatian pengantin. Mulai proses rias mempelai, ekspresi orang tua, interaksi keluarga besar, hingga antusiasme tamu undangan selama resepsi berlangsung.

Meski seluruh dokumentasi direkam menggunakan telepon seluler, Tegar menilai kualitas hasilnya tetap memuaskan. Menurutnya, perangkat yang digunakan sudah memiliki kemampuan kamera yang baik sehingga cukup menghasilkan video dengan kualitas layak untuk media sosial.

”Justru yang kami cari bukan video sinematik, tetapi momen-momen spontan yang bisa langsung dilihat hari itu juga,” katanya.

Ia menambahkan, proses kerja WCC juga relatif sederhana. Pengantin cukup memberikan akses akun media sosial atau media penyimpanan kepada penyedia jasa sehingga hasil dokumentasi dapat langsung dikirim maupun diunggah secara cepat.

Selain kecepatan, faktor biaya turut menjadi pertimbangan. Dibandingkan menambah paket videografi, tarif WCC dinilai lebih terjangkau. Saat ini biaya jasa tersebut bervariasi, mulai sekitar Rp 350 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta, bergantung pada durasi peliputan dan layanan yang dipilih.

Tegar mengaku menggunakan paket senilai Rp450 ribu. Menurutnya, biaya tersebut sepadan dengan kemudahan yang diperoleh karena ia dan keluarga bisa menikmati dokumentasi tanpa harus menunggu proses penyuntingan yang biasanya memerlukan waktu beberapa hari.

Fenomena itu menunjukkan perubahan kebutuhan pasangan pengantin di era media sosial. Dokumentasi pernikahan kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai arsip kenangan, tetapi juga menjadi konten yang dapat di bagikan secara langsung. Di tengah budaya berbagi momen secara instan, kehadiran Wedding Content Creator pun mulai menjadi pelengkap dokumentasi pernikahan modern, berdampingan dengan fotografer dan video grafer konvensional. (zan/adn)

Editor : A. Nugroho
#WCC #resepsi #Abadikan Momen #Medsos