Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rutin Ditertibkan Petugas, PKL Liar di Kota Malang Ini Masih Saja Tetap Berjualan, Mau Kucing-kucingan?

Andika Satria Perdana • Senin, 29 Juni 2026 | 16:40 WIB
PKL berjualan di bahu jalan (DARMONO/RADAR MALANG).
PKL berjualan di bahu jalan (DARMONO/RADAR MALANG).

 

MALANG KOTA – Pemkot Malang mempunyai strategi baru untuk menangkal PKL liar, agar tidak kucing-kucingan dengan petugas. Salah satunya dengan mendirikan pos pantau. Sebelumnya, satpol PP berhasil menghalau PKl di Jalan Veteran. Kini, cara serupa akan diterapkan di lokasi lain, termasuk Jalan Surabaya.

Seperti diketahui, dua titik tersebut menjadi lokasi mangkal PKL liar. Selama ini sudah berkali-kali ditertibkan, mereka tetap kembali. Apalagi setelah petugas pergi. Aksi kucing-kucingan itu sudah berlangsung lama.

Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono mengatakan, pihaknya masih melakukan evaluasi pos pantau di Jalan Veteran. Sebelum memutuskan menambah pos pantau di titik lain, pihaknya rutin melakukan pengawasan.

”Kalau hasil evaluasi nantinya merekomendasikan dibutuhkan pos pantau, tentu akan kami dirikan,” ujarnya.

Heru menegaskan, pengawasan bukan bertujuan mencari kesalahan PKL maupun melarang berusaha. Menjadi perhatian Satpol, lanjutnya, karena lokasi PKL berjualan mengganggu fungsi jalan dan kepentingan umum.

Dia menjelaskan, satpol PP tidak akan melakukan penindakan terhadap pedagang yang berjualan di lokasi sesuai ketentuan. Bahkan jika muncul aduan dari masyarakat terkait arus kendaraan yang terganggu akibat PKL. Langkah pertama yang ditempuh adalah mediasi, bukan penertiban secara langsung.

Namun untuk PKL di Jalan Surabaya dan Jalan Veteran mediasi tidak cukup untuk menertibkan mereka. Bahkan denda yang diberikan hasil dari sidang tindak pidana ringan (tipiring) juga belum membuat efek jera.

"Penertiban ini bukan untuk hanya Pemkot Malang. Tetapi untuk kenyamanan warga Kota Malang," tandasnya.

Dia mengatakan, satpol PP membuka peluang solusi jangka panjang. Menurutnya, penyediaan lokasi bagi PKL dapat dipertimbangkan apabila ada pihak yang ingin menampung. Sebab, konsumen dari PKL itu merupakan mahasiswa dari kampus yang berlokasi Jalan Surabaya dan Jalan Veteran.

Heru menegaskan, ramainya PKL juga disebabkan tingginya aktivitas di kawasan tersebut. Jika tak ada pembeli, pedagang tak mungkin lama berjualan di titik tersebut.

"Pedagang akan muncul kalau ada pembeli. Kalau pembelinya tidak ada, mereka juga akan hilang dengan sendirinya," pungkasnya. (adk/dan)

Editor : Mahmudan
#Penertiban PKL Malang #PKL Liar #satpol pp kota malang