Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Targetkan Proyek Drainase di Pasar Gadang Selesai dalam Sebulan

Andika Satria Perdana • Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB
DIKEBUT: Pengecoran drainase untuk proyek jalan di Pasar Gadang dilakukan, kemarin. Tahap pengerjaan itu ditarget selesai dalam sebulan. (Darmono/Radar Malang)
DIKEBUT: Pengecoran drainase untuk proyek jalan di Pasar Gadang dilakukan, kemarin. Tahap pengerjaan itu ditarget selesai dalam sebulan. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pengerjaan proyek drainase jalan Pasar Induk Gadang (PIG) terus dikebut. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menargetkan pengerjaan selesai dalam waktu sebulan. Sampai kemarin, proyek tersebut sudah berlangsung selama dua pekan. 

Sebagai informasi, proyek perbaikan jalan di Pasar Gadang dimulai pada 15 Juni lalu. Fokus awal pengerjaan di sisi utara. Sebelumnya, titik itu merupakan bekas lapak berdagang. Mereka dipindah ke tempat relokasi yang berada di belakang jalan raya Pasar Gadang. 

Wahyu Hidayat menargetkan, pengerjaan drainase diselesaikan dalam satu bulan, atau paling lambat dua bulan. Setelah pengerjaan itu, baru dilakukan pengaspalan jalan.

”Pengerjaan drainase selain mengurangi banjir juga untuk menjaga jalan tetap awet. Karena musuh utama jalan sebenarnya air yang menggenang,” ujar Wahyu, kemarin. 

Dia menyampaikan, tenggat waktu sebulan untuk pengerjaan drainase ditetapkan agar seluruh proses proyek berjalan sesuai waktu. Harapannya, proyek itu bisa selesai secara keseluruhan pada bulan November mendatang.

”Sisi utara waktunya dua bulan, kemudian sisi selatan juga dua bulan. Sehingga sebelum Desember saya minta harus selesai,” tegasnya. 

Selain jalan utama, Wahyu mengatakan bahwa perbaikan juga dilakukan di jalan sirip. Lokasinya berada di sisi selatan Pasar Gadang. Pengerjaan jalan sirip dilaksanakan secara bersamaan dengan proyek perbaikan jalan utama.

”Total perbaikan jalan anggarannya Rp 14,9 miliar. Untuk jalan utama (anggarannya) Rp 12 miliar dan jalan sirip Rp 1,9 miliar,” jelas pemilik kursi N1 itu. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menerangkan, progres pengerjaan masih sesuai target. Pada pekan awal, pekerja masih melakukan penggalian tanah untuk saluran drainase. 

Pihaknya juga menunggu relokasi tahap kedua diselesaikan. Sebab, masih ada lapak pedagang di sisi barat yang belum dibongkar. ”Kami kerjakan di sisi timur dulu, kemudian berlanjut ke sisi barat. Sementara belum diperlukan pengerjaan 24 jam,” terang Dandung. 

Secara teknis, lebar drainase di Pasar Gadang yaitu satu meter dengan kedalaman juga satu meter. Sebelumnya, Pasar Gadang belum memiliki saluran drainase. 

Sehingga dia optimistis umur jalan akan lebih panjang dari sebelumnya. ”Selain menggunakan aspal cor, adanya drainase membuat jalan lebih tahan lama. Kami meminta kesadaran pedagang tidak membuang air ke jalan lagi,” pungkasnya. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#proyek pasar gadang #drainase pasar gadang #Pemkot Malang #Pasar Gadang