Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngambul, Istilah Khas Jawa yang Punya Makna Merajuk

Biyan Mudzaky Hanindito • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:20 WIB
Ngambul, Istilah Khas Jawa yang Punya Makna Merajuk
Ngambul, Istilah Khas Jawa yang Punya Makna Merajuk

 

”Pas kate nyilih ngomonge jan mumbul. Barang pas ditagih ngambul-ngambul. Dobol ancen.”

 

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Ada beragam istilah yang bisa digunakan untuk menggambarkan kemarahan seseorang. Bisa menggunakan kata ngamuk, purik, atau nesu. Bisa juga menggunakan istilah ngambul.

 

Peneliti Bahasa dari Universitas Negeri Malang (UM) Nurenzia Yannuar menyebut kata ngambul itu tergolong sebagai Bahasa Jawa umum. ”Ngambul itu lebih condong ke ngambek atau merajuk kalau di Bahasa Indonesia,” kata dia.

 

Berbeda dengan istilah ngamuk, ngambul tidak menunjukkan sikap marah yang benar-benar frontal. Namun lebih ke marah dalam bentuk diam dan ekspresi wajah yang cemberut. Padanan dalam Bahasa Indonesia yang paling pas adalah merajuk.

 

Sebab, merajuk adalah bentuk ekspresi tidak senang terhadap seseorang.

”Kalau di kamus Bahasa Jawa, ada kata kambul atau ngambul yang artinya tanduk atau menanduk. Seperti banteng atau sapi,” imbuh Nurenzia. Di Malang, istilah yang lebih sering dipakai yakni ngambul-ngambul. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#ngambul #merajuk #jawa #istilah