Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Matangkan Persiapan Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Dishub Jatim Tunggu Usulan Titik Henti

Nabila Amelia • Rabu, 8 Juli 2026 | 17:01 WIB
JAGA KEBERSIHAN: Salah seorang armada Bus Trans Jatim singgah di shelter Terminal Hamid Rusdi, kemarin (7/7). (Nabila Amelia/Radar Malang)
JAGA KEBERSIHAN: Salah seorang armada Bus Trans Jatim singgah di shelter Terminal Hamid Rusdi, kemarin (7/7). (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Rencana penambahan rute baru Bus Trans Jatim di Malang Raya terus berjalan. Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim sedang menunggu usulan titik henti dari Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Titik henti itu bisa dipasangi rambu atau dijadikan shelter. Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Dishub Provinsi Jatim Cito Eko Yuly Saputro mengatakan, meski masih menunggu usulan titik henti, pihaknya sudah punya konsepnya untuk koridor dua.

”Untuk titik hentinya nanti sama dengan koridor satu. Kalau rambu warnanya tetap biru. Lalu terdapat gambar dan tulisan Bus Trans Jatim,” jelas Cito. Demikian pula titik henti yang berupa shelter. Menurut Cito, nanti masih menggunakan shelter portable yang bisa dicopot atau dipasang ulang. 

Ukurannya pun sama, memiliki lebar satu meter dan panjang empat meter. ”Warnanya juga tetap ada unsur biru dan kuning. Yang membedakan mungkin dari segi corak atau motif,” terang Cito. Itu bertujuan agar masyarakat tidak bingung membedakannya dengan titik henti di koridor satu.

Selain titik henti yang tersebar di jalan raya, dishub juga melakukan survei titik henti berupa terminal. Namun yang baru disurvei adalah Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Survei di terminal itu dilakukan pada akhir Juni lalu.

Dalam survei bersama UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Dishub Kabupaten Malang itu, pihaknya menilai kondisi Terminal Talangagung sudah cukup baik. Pada bagian kantor administrasi cukup besar.

”Kemudian untuk ruang tunggu, rencananya akan mendapat renovasi dari Dishub Kabupaten Malang,” ungkap Cito. Selain melihat kelaikan terminal, pihaknya juga melakukan survei agar ke depan bisa menentukan titik pemberhentian bus hingga ruang tunggu koridor dua di Terminal Talangagung.

Sementara terminal yang mengarah ke Kota Malang, sejauh ini belum disurvei. Sebab pihaknya baru fokus ke Terminal Talangagung terlebih dulu. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#bus trans jatim koridor malang #bus trans jatim koridor dua #titik henti bus trans jatim #dishub jatim #bus Trans Jatim