Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lingua Franca: Nglomproh, Istilah Jawa yang Punya Banyak Makna

Andika Satria Perdana • Minggu, 12 Juli 2026 | 07:36 WIB
Nglomproh, Istilah Jawa yang Punya Banyak Makna
Nglomproh, Istilah Jawa yang Punya Banyak Makna

”Pertamae nglomproh, ujung-ujunge takok: awakmu duwe ojir sing iso tak gowo?”

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Istilah ini punya banyak makna. Bagi sebagian warga Malang, nglomproh bisa diartikan sebagai aktivitas bermain atau bertamu. Maknanya hampir mirip dengan njagong atau jagongan. 

Bedanya, nglomproh biasanya dilakukan tanpa tujuan pasti. Yakni seseorang keluar rumah tapi belum menentukan mau berkunjung ke siapa. ”Bagi warga Malang ada yang menggunakan nglomproh untuk main yang tidak ada tujuannya,” ujar Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati. 

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, istilah nglomproh juga bisa digunakan untuk kegiatan lain. Yaitu ketika seseorang duduk di bawah tanpa alas. Itu mirip dengan istilah ngglempoh. 

Sementara bagi masyarakat Jawa di daerah lain, seperti Surabaya, nglomproh juga bisa digunakan untuk mendeskripsikan kondisi seseorang. Khususnya ketika baju yang dipakai tidak rapi atau acak-acakan. 

Istilah itu termasuk dalam Bahasa Jawa. Seperti istilah lainnya, bila ada tambahan ng di depan sebuah kata, itu termasuk dalam kata kerja. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#nglomproh #bahasa #malang #jawa #istilah