MALANG KOTA -RADAR MALANG- Penertiban PKL liar masih menjadi perhatian serius Pemkot Malang. Setidaknya ada tiga titik yang disorot. Di antaranya, Jalan Surabaya, Jalan Kertanegara, dan Jalan Basuki Rahmat (Kajoetangan Heritage).
Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono menyampaikan, pelanggaran yang dilakukan di tiga titik itu hampir sama. Menggunakan trotoar sebagai tempat jualan. Ini tentu mengurangi kenyamanan pengguna jalan.
”Penertiban dilakukan secara bertahap. Kemungkinan di Jalan Surabaya dulu baru Kajoetangan,” ujarnya. Dia menyampaikan, penertiban di Jalan Veteran mulai membuahkan hasil. Setelah ada pos pantau, jumlah PKL terus berkurang.
Namun ini membawa dampak ke titik lain. Heru meyakini, PKL yang berada di Jalan Veteran akhirnya memilih lokasi lain. Titik potensial yang dituju di Jalan Surabaya, Jalan Kertanegara, hingga Jalan Basuki Rahmat.
Heru menegaskan, kebijakan Satpol PP bukan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Melainkan mengembalikan fungsi fasilitas umum sesuai peruntukannya. ”Mudah-mudahan instansi yang berwenang segera menyiapkan lokasi berjualan yang layak. Kami hanya melakukan penindakan pelanggaran,” tandas Heru.
Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menekankan, Pemkot Malang perlu mengedepankan pembinaan, bukan sekadar penertiban. Pendekatan represif dinilai bukan satu-satunya jawaban dalam menata PKL liar.
Menurutnya, langkah penegakan aturan memang tetap diperlukan, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya pendekatan. Trio meminta pemkot memiliki tanggung jawab menghadirkan solusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi ruang publik
”Salah satu alternatif yang bisa diterapkan adalah menyediakan lokasi-lokasi yang layak bagi PKL untuk berjualan,” ucapnya. Apabila relokasi dinilai sulit, pemerintah dapat mempertimbangkan pengaturan jam operasional agar aktivitas perdagangan tetap terkendali.
Menurutnya, karakteristik PKL telah mengalami perubahan. Jika dulu banyak menggunakan gerobak dorong. Sekarang pedagang menggunakan kendaraan bermotor sehingga lebih mudah berpindah lokasi. (adk/gp)
Editor : Galih R Prasetyo