MALANG KOTA, RADAR MALANG - Jadwal pelaksanaan uji coba fungsional Jalan Tembus Griyashanta sudah ditetapkan. Pemkot Malang bakal memulai agenda itu besok (24/7). Seperti disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, kemarin.
Sesuai dengan rencana, pelaksanaan uji coba jalan tembus dilaksanakan pekan ini. ”Untuk Jumat (besok) ini kemungkinan baru uji coba rambu lalu lintas. Itu untuk mengetahui apa yang masih kurang,” ujar dia.
Wahyu menekankan, uji coba itu merupakan hasil dari putusan Pengadilan Negeri Malang. Sekaligus putusan banding yang telah memenangkan Pemkot Malang. Kemudian, aduan dari Ombudsman dari warga sekitar juga sudah dikembalikan.
Jalan tembus itu dinilai merupakan kepentingan umum. Sehingga, Pemkot Malang punya landasan keputusan untuk melaksanakan uji coba jalan tembus. ”Jadi apa yang menjadi permasalahan dari warga sekitar sudah ada jawaban. Kami memfungsikan jalan tembus itu,” terang Wahyu.
Disinggung terkait masih adanya protes dari warga, Wahyu menilai itu merupakan hal wajar. Namun dia menekankan sudah ada keputusan pengadilan yang ditetapkan. Sehingga pemkot sudah memiliki kekuatan hukum.
”Di sisi lain ada juga masyarakat yang membutuhkan akses jalan tembus. Sehingga mereka melakukan pembongkaran tembok,” tutur pemilik kursi N1 itu. Dia menambahkan, belum ada jadwal pembukaan jalan tembus secara resmi. Pemkot Malang akan melihat hasil evaluasi uji coba lebih dulu.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, persiapan terakhir yang dilakukan yakni memasang sejumlah alat kelengkapan jalan. Pada Selasa lalu (21/7), pihaknya menyelesaikan pemasangan pembatas kendaraan berukuran besar.
”Tinggal memasang spanduk atau papan informasi terkait jalan tembus di situ. Kami upayakan secepatnya karena uji coba masih tetap sesuai rencana,” jelasnya. Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin, gerbang utama Perumahan Griyashanta masih diterapkan sistem portal buka tutup.
Itu diterapkan mulai Senin lalu (20/7). Warga menetapkan aturan bahwa portal dibuka setiap pukul 06.00 sampai 08.00. Kemudian pukul 15.00 sampai 17.00. Selebihnya pada pukul 08.00 sampai 15.00 dan 17.00 sampai 06.00, gerbang utama ditutup.
Namun akses tetap dibuka bagi yang memiliki kebutuhan menuju SMPN 18 Kota Malang, SD-SMP Insan Amanah, PAUD Omah Bocah, dan TK ABA. Warga juga masih bisa melintas di gerbang yang berada di depan Masjid Ramadhan Griyashanta. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra