Cerita Warga Lowokwaru Kota Malang Gelar Sayembara Tangkap Curanmor, Hadiahnya Uang

Nabila Amelia • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 14:45 WIB
WASPADA: Warga RT 4 RW 9 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru memasang banner sayembara tangkap curanmor berhadiah.
WASPADA: Warga RT 4 RW 9 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru memasang banner sayembara tangkap curanmor berhadiah.

 MALANG KOTA -RADAR MALANG- Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Lowokwaru membuat warga waspada. Salah satunya warga di lingkungan RT 4 RW 9 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru. Sudah 2 tahun terakhir, warga di sana memasang banner berisi sayembara berhadiah Rp 500 ribu bagi yang bisa menangkap pencuri.

 Ketua RT 4 Yusuf Nuracahyono mengatakan, pihaknya sudah memasang banner sayembara sejak Desember 2024. Hal itu karena kondisi di sekitar sana sepi sehingga rawan pencurian. Di tempatnya, hanya terdapat 26 rumah dengan total warga yakni sebanyak 49 orang yang mendiami lingkungan RT sana.

 ”Selain itu di sini ada banyak kafe-kafe baru sehingga banyak pendatang dari luar. Karena kewaspadaan warga masih kurang, kami buat sayembara ini,” jelas Yusuf, kemarin (22/7). Dia melanjutkan, banner dipasang di dekat Jalan Dilem yang termasuk area di RT 4.

 Sayembara berhadiah Rp 500 ribu yang dicanangkan ternyata berhasil meningkatkan kewaspadaan warga. Mereka saling membantu menjaga lingkungan. Namun sampai sekarang belum ada yang menangkap pencuri.

 Justru warga malah memergoki transaksi narkoba. Aksi tersebut sudah dilakukan beberapa kali selama ini. ”Karena sayembara ini, kami sudah 8 kali menggagalkan transaksi narkoba dengan sistem ranjau sekaligus mengamankan para pelakunya,” ungkap Yusuf.

 Yang terakhir, warga mengamankan transaksi narkoba pada 2026. Tepatnya sekitar 3 bulan yang lalu. Kendati demikian, saat berhasil menangkap maling pihaknya tetap memberikan hadiah Rp 500 ribu. Uang tersebut diambilkan dari kas RT. Sementara untuk transaksi narkoba biasanya diserahkan kepada kepolisian.

 Yusuf menambahkan, pihaknya rutin berkoordinasi dengan kepolisian. ”Jika ditemukan maling maka akan kami lakukan pengamanan. Kemudian pelaku bersama barang bukti kami serahkan ke polisi,” pungkasnya. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
curanmor Malang Kota Malang kecamatan lowokwaru kriminalitas