MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pelaksanaan uji coba Jalan Tembus Griyashanta yang harusnya dimulai kemarin (24/7) harus tertunda. Diperkirakan, paling cepat uji coba akan dilakukan pada Senin pekan depan (27/7). Sebelumnya, pada 16 Juli lalu Pemkot Malang menyatakan bakal melaksanakan uji coba jalan tembus tersebut.
Persiapan mulai dilakukan sejak Senin (20/7) pekan ini. Awalnya, ada keyakinan agenda uji coba bisa digelar paling lambat kemarin.
Baca Juga: Rencana Jalan Tembus Griyashanta Lanjut Terus, Besok Mulai Uji Coba
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menuturkan, pelaksanaan agenda uji coba belum bisa dilakukan pekan ini. Pihaknya bersama perangkat daerah lain masih perlu melakukan rapat koordinasi terakhir.
”Belum ada uji coba hari ini. Kami masih rapat,” ujar nya. Hasil rapat itu akan di sampaikan kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Termasuk, pihaknya akan meminta izin kepada kepala daerah untuk melaksanakan uji coba.
Terkait kesiapan rambu-rambu, Jaya memastikan hampir seluruhnya sudah terpasang. Seperti pembatas kecepatan, pembatas ketinggian, dan penerangan jalan umum (PJU). ”Kemungkinan paling cepat uji coba dilakukan Senin pekan depan (27/7),” tutur dia.
Baca Juga: Gugatan Warga Griyashanta soal Jalan Tembus Berlanjut, Sudah Ajukan Kasasi
Untuk diketahui, Jalan Tembus Griyashanta tidak bisa digunakan oleh seluruh kendaraan. Karena berstatus sebagai jalan lingkungan, kendaraan berat tidak boleh melintas di sana. Seperti truk barang maupun bus.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nur akhmadi mendukung pelaksanaan uji coba jalan tembus itu. Sesuai rencana tata ruang, pemanfaatan fasilitas itu diplot untuk mengurangi beban kendaraan di Jalan Candi Panggung.
Dito menambahkan, pemanfaatan jalan tembus itu juga sudah dilandasi dasar hukum keputusan pengadilan. Sehingga, dia berharap pemkot tidak ragu-ragu dalam pelaksanaan di lapangan. ”Meskipun demikian koordinasi dengan warga tetap perlu dilakukan. Pemkot harus melakukan sosialisasi,” tambah dia. (adk/by)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang