Ada Opsi Trans Jatim lewat Tol, Dishub Jatim Pastikan Tarifnya Tak Berubah 

Nabila Amelia • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:27 WIB
Ilustrasi Bus (freepik)
Ilustrasi Bus (freepik)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Opsi rute untuk Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya lewat tol tengah diseriusi. Dishub Jatim sudah melakukan kajian sejak beberapa waktu terakhir. 

Bila opsi itu diambil, mereka memastikan bahwa tarif Bus Trans Jatim tak akan naik. ”Tarifnya bakal tetap sama. Yakni Rp 5.000 untuk umum dan Rp 2.500 untuk pelajar,” terang Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim Cito Eko Yuly Saputro

 Baca Juga: Ditolak Sopir Angkot, Rute Bus Trans Jatim Koridor II Berpotensi lewat Tol

Bila opsi itu diambil, pihaknya juga bakal tetap membayar biaya tol ke PT Jasa Marga Pandaan-Malang sesuai klasifikasi kendaraan. Seperti diberitakan, kini ada opsi Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya melintasi Tol Singosari, kemudian keluar di Tol Madyopuro. 

Cito melanjutkan, jika jadi turun di Tol Madyopuro, paguyuban angkot dengan trayek M atau dari Madyopuro bersedia menjadi angkutan pengumpan (feeder). Lebih lanjut, jika animonya tinggi maka juga bisa menghidupkan Terminal Madyopuro. 

Selain itu, dishub juga akan terus memantau terminal-terminal yang berpotensi disinggahi bus dari koridor dua. Mulai dari Terminal Talangagung, Terminal Hamid Rusdi, Terminal Arjosari, hingga Terminal Madyopuro.

 Baca Juga: Paguyuban Sopir Angkot Bersikukuh Tolak Operasional Koridor II Bus Trans Jatim

Sejauh ini yang cukup siap untuk koridor dua adalah Terminal Hamid Rusdi dan Terminal Talangagung. Di Terminal Hamid Rusdi membutuhkan pemeliharaan lebih lanjut hingga penataan pada stan-stan di dalam. Sementara Terminal Talangagung sudah siap baik dari landasan, kantor administrasi, maupun ruang tunggu.

Cito berharap rencana penambahan koridor dua bisa berjalan lancar. Namun jika masih terdapat resistansi, bukan tidak mungkin operasionalnya bakal molor. ”Seperti koridor satu itu kan semula Oktober 2025, tapi mundur jadi November 2025,” imbuh dia. (mel/by)

 

 

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
feeder Trans Jatim dishub kasi