MALANG KOTA, RADAR MALANG - Persiapan untuk ibadah haji tahun 2027 mulai berlangsung. Diawali dengan pengumuman nomor urut porsi haji pada awal Juli lalu. Di Kota Malang, ada 1.213 warga yang masuk dalam daftar urut porsi Haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang Subhan mengatakan, jumlah warga yang masuk daftar keberangkatan itu belum final. Sebab, kementerian masih melakukan verifikasi administrasi tahap satu.
Selanjutnya juga masih ada tiga sampai empat tahap verifikasi administrasi lagi. Proses verifikasi bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kondisi jemaah sebelum keluar data jemaah yang berhak lunas. Sembari menunggu proses verifikasi, Kemenhaj Kota Malang juga menggelar SAJI atau Sapa Jemaah Haji.
Kegiatan itu digelar secara bertahap mulai pekan lalu. Pekan ini pelaksanaannya berlangsung kemarin (29/7). ”Dalam SAJI, kami memberikan sosialisasi terkait persiapan yang harus dilakukan jemaah sebelum berangkat,” terang Subhan.
Meliputi kategori jemaah yang berhak berangkat, persiapan administrasi seperti paspor, hingga cek kesehatan gratis di Puskesmas.
Subhan memberi contoh pada cek kesehatan gratis. Cek kesehatan sudah dimulai sejak pekan lalu. Itu dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan para jemaah.
”Sebab ada enam kondisi kesehatan yang membuat jemaah tidak bisa berangkat yakni gagal fungsi organ vital, penyakit syaraf dan kejiwaan berat, lansia dengan demensia, kehamilan berisiko, penyakit menular aktif, serta kanker dan penyakit tidak terkontrol,” beber dia.
Sementara untuk besaran biaya haji sampai sekarang belum keluar. Namun sebagian besar pembiayaan dari pemerintah melalui subsidi yang besarannya 60 persen. SAJI akan berlangsung sampai seluruh jemaah mendapat sosialisasi. ”Kalau prediksi keberangkatannya sekitar April 2027,” pungkas Subhan. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra