Organda Kota Malang Minta Pemkot Malang Realisasikan Program Feeder Angkot

Nabila Amelia • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:04 WIB
DIDUKUNG ANGKOT: Angkot dan Bus Trans Jatim melintas di pertigaan Jalan Trunojoyo, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)
DIDUKUNG ANGKOT: Angkot dan Bus Trans Jatim melintas di pertigaan Jalan Trunojoyo, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang Purwono Tjokro Darsono membenarkan bahwa pihak angkot sudah pernah membahas secara langsung terkait program feeder

Namun saat ini bolanya masih berada di tangan Pemkot Malang. ”Kami berharap feeder bisa terlaksana. Pemkot bisa mulai menyiapkan anggarannya pada 2028,” ucap dia. Pria yang akrab disapa Ipung itu menambahkan, bantuan Pemprov Jatim merupakan stimulus perbaikan transportasi Kota Malang. 

Sehingga, itu harus disambut baik oleh pemkot. ”Saya kira dana Rp 6 miliar itu masih bisa dijangkau. Tinggal keseriusan dari pejabat pemerintah,” tambah dia. Dukungan untuk merealisasikan program feeder juga disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi. 

”Menurut saya, keberadaan feeder sangat penting sebagai bagian dari penataan sistem transportasi di Kota Malang,” tegas Dito. Terutama untuk mendukung operasional Bus Trans Jatim. 

Dengan demikian, angkot bisa menjangkau rute-rute yang tidak bisa dijangkau Bus Trans Jatim. Keberadaan feeder pun sudah diterapkan di beberapa daerah. Misalnya saja Kota Surabaya. ”Namun sampai sekarang kami masih menunggu untuk realisasinya di Kota Malang,” ucap Dito.

Dia pun mendukung jika Bus Trans Jatim dan feeder bisa terintegrasi dengan angkutan-angkutan lokal. Baik angkot, angkutan pelajar, maupun transportasi berbasis online di Kota Malang. 

Dalam realisasinya, Dito berharap Trans Jatim dan feeder bisa melibatkan sopir-sopir angkutan yang eksisting. ”Kalau melibatkan sopir-sopir dari angkutan eksisting, bisa meminimalkan efek samping yang dianggap merugikan,” imbuh legislator dari Partai NasDem tersebut. 

Agar operasionalnya bisa berjalan dengan baik, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan. Salah satunya dengan Dishub Kota Malang. ”Rencananya kami akan bahas terkait Bus Trans Jatim, feeder, angkutan pelajar, dan sistem transportasi di Kota Malang secara utuh,” pungkas Dito. (adk/mel/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
feeder bus trans jatim organda kota malang feeder angkot Pemkot Malang