BMKG Sebut Malang Berpotensi Hujan saat Kemarau karena Hal Ini

Nabila Amelia • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:04 WIB
Ilustrasi hujan (magnific)
Ilustrasi hujan (magnific)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Beberapa waktu terakhir, masyarakat sempat merasakan hujan turun di Kota Malanh. Tepatnya pekan lalu. Salah satunya di sekitar Jalan Letjend S Parman, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing.

Hujan sempat turun pada malam hari. Padahal saat ini sebagian besar wilayah Malang masuk musim kemarau. 

Staf Analis Badan, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Firda Amalia Maslahah menjelaskan, turunnya hujan di musim kemarau memang bisa terjadi. Termasuk gerimis ringan pada malam hari.

"Hal itu akibat kondisi atmosfer yang masih cukup lembab dan adanya pembentukan awan hujan skala lokal," jelas Firda.

Firda melanjutkan, faktor lainnya berupa kelembapan udara yang masih tinggi. Hal itu menyebabkan uap air tetap ada dan membentuk awan.

Kemudian pendinginan permukaan pada malam hari membuat udara di dekat permukaan lebih mudah mencapai titik jenuh. Akibatnya terbentuk awan rendah yang dapat menghasilkan gerimis ringan.

"Faktor lainnya adalah gangguan atmosfer skala lokal atau regional," ucap Firda. Meskipun bersifat lemah, masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah sehingga hujan hanya terjadi secara lokal dan berdurasi singkat.

Penulis : Nabila Amelia

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
BMKG Hujan malang