PKK Kecamatan Blimbing Agustusan: Dari Dapur hingga Teknologi, Cara Warga Tekan Angka Stunting

A. Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 14:07 WIB
SEMANGAT: Camat Blimbing saat memberikan sambutan dalam PKK Kecamatan Blimbing Agustusan, Jumat (7/8).
SEMANGAT: Camat Blimbing I Ketut Widi Eika Wirawan, S.Sos., MM saat memberikan sambutan dalam PKK Kecamatan Blimbing Agustusan, Jumat (7/8).

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Upaya menekan angka stunting di Kecamatan Blimbing dilakukan dengan cara yang berbeda. Edukasi kepada masyarakat, khususnya para ibu, dikemas dalam kegiatan yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan.

Hal itu terlihat dalam PKK Kecamatan Blimbing Agustusan yang digelar Jumat (7/8) di Aula Kantor Kecamatan Blimbing. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda edukatif, mulai dari sosialisasi PLN Mobile, demo memasak, demo kompor induksi, hingga demo makeup.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya PLN, The Alana Hotel Malang melalui Chef Nopa, serta OMG Oh My Glam (OMG). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Blimbing.

Camat Blimbing I Ketut Widi Eika Wirawan, S.Sos., MM mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sesuatu yang pertama dan menarik karena edukasi kepada ibu-ibu dikemas dengan pendekatan yang lebih menyenangkan.

“Ini kegiatan yang pertama dan sangat menarik. Bagaimana ibu-ibu diberikan sosialisasi dengan cara yang menyenangkan. Jadi mereka tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga bisa melihat langsung demo dan mendapatkan pengalaman,” ujarnya.

KOMPAK: Kegiatan PKK Kecamatan Blimbing Agustusan yang digelar Jumat (7/8) di Aula Kantor Kecamatan Blimbing.
KOMPAK: Peserta kegiatan PKK Kecamatan Blimbing Agustusan yang digelar Jumat (7/8) di Aula Kantor Kecamatan Blimbing.

Menurutnya, pendekatan seperti ini penting agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih mudah diterima. Terlebih, ibu memiliki peran penting dalam keluarga, mulai dari menyiapkan makanan hingga memastikan kebutuhan anak terpenuhi.

“Harapannya tentu kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat, terutama dalam upaya kita bersama menurunkan angka stunting di Kecamatan Blimbing,” imbuhnya.

PLN Kenalkan Layanan dan Kompor Induksi

Dari sisi PLN, edukasi dilakukan melalui sosialisasi PLN Mobile dan demo kompor induksi. Peserta diperkenalkan dengan berbagai kemudahan layanan digital PLN sekaligus mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan peralatan memasak berbasis listrik.

Demo secara langsung membuat peserta tidak hanya mendapatkan informasi secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana kompor induksi digunakan dalam aktivitas memasak sehari-hari.

Chef Nopa Berbagi Edukasi Memasak

Sementara itu, The Alana Hotel Malang melalui Chef Nopa turut memberikan kontribusi melalui demo memasak. Agenda tersebut menjadi salah satu daya tarik kegiatan karena dikemas secara praktis dan dekat dengan keseharian para ibu.

Edukasi mengenai makanan dan cara pengolahannya juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya menyediakan makanan yang bergizi dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.

OMG Hadirkan Demo Makeup

Sementara OMG Oh My Glam menghadirkan demo makeup. Agenda ini memberikan edukasi sekaligus hiburan bagi peserta, khususnya para perempuan.

Kehadiran berbagai sektor dalam satu kegiatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menekan stunting membutuhkan kolaborasi. Tidak hanya melalui edukasi kesehatan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan pengenalan berbagai pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan konsep edukasi yang dikemas lebih ringan dan menyenangkan, kegiatan PKK Kecamatan Blimbing Agustusan diharapkan dapat menjadi salah satu model kolaborasi yang mampu mendekatkan program pemerintah kepada masyarakat. (*)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
agustusan Blimbing malang PKK