MALANG RAYA, RADAR MALANG – Menjelang masa orientasi mahasiswa baru (ospek) di sejumlah kampus, termasuk Universitas Brawijaya (UB), keluhan soal maraknya tukang parkir liar di Kota Malang kembali ramai dibicarakan di media sosial.
Salah satu unggahan yang viral datang dari seorang warganet di platform Threads @andisoerja, yang membagikan sebuah situs bernama petapoi.web.id.
Baca Juga: Muhammadiyah-NU Minta Penggunaan Sound Horeg Diatur
Melalui unggahannya, ia menyapa para mahasiswa baru yang akan merantau ke Kota Malang sekaligus mengingatkan soal banyaknya tukang parkir yang kerap ditemui di berbagai titik kota.
Ia mengaku sengaja membuat situs tersebut untuk menampilkan berbagai titik point of interest (POI), seperti minimarket, ATM, dan tempat umum lainnya, yang tidak dijaga tukang parkir.
Alasannya, ia merasa dirugikan ketika harus membayar biaya parkir usai menarik uang tunai dalam jumlah kecil di ATM.
Situs petapoi.web.id menampilkan peta interaktif yang mencakup kawasan Malang Raya, mulai dari Kota Batu hingga Kabupaten Malang.
Pengguna dapat mencari lokasi ATM maupun minimarket lewat kolom pencarian, dengan penanda lokasi yang sudah diberi keterangan "Tanpa (Tukang) Parkir”.
Di masing-masing titik, seperti Indomaret, ATM BCA, ATM Mandiri, Family Mart, hingga Alfamidi. Situs ini juga memungkinkan pengguna menambahkan lokasi baru secara mandiri.
Hingga Jumat (7/8), unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 17 ribu kali dengan ratusan like, puluhan komentar, dan ratusan repost di platform Threads.
Fenomena keluhan soal tukang parkir di Kota Malang sendiri bukan hal baru. Sejumlah kejadian viral terkait sengketa antara warga maupun pengemudi ojek online dengan juru parkir kerap muncul di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari akun Threads @andisoerja