Jadi Personal Branding untuk Berkarya

Aditya Novrian • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 13:46 WIB
LARIS TERJUAL: Salah satu produk hijab yang dijual di Cantix Gajayana.
LARIS TERJUAL: Salah satu produk hijab yang dijual di Cantix Gajayana.

KOTA MALANG, RADAR MALANG - BAGI sebagian perempuan muda, hijab kini bukan lagi sekadar pelengkap busana. Kain yang menutup kepala itu justru menjadi bagian dari identitas yang ikut membentuk rasa percaya diri, termasuk saat mereka berkecimpung di dunia fashion, modelling, hingga ajang pageant.

Pandangan itulah yang dipegang Elvi Raida Asmarani atau Elvira. Finalis ke-12 Duta Hijab Radar Malang itu membuktikan bahwa berhijab tidak membatasi ruang berekspresi. Sebaliknya, hijab justru menjadi ciri khas yang melekat dalam setiap penampilannya.

Baca Juga: Model Pashmina Viscose Sedang Naik Daun

Mahasiswi Politeknik Negeri Malang (Polinema) tersebut dikenal gemar memadukan outfit dengan berbagai gaya hijab. Lewat akun Instagram pribadinya, ia rutin membagikan inspirasi berbusana yang kemudian membawanya semakin dekat dengan dunia modelling dan pageant.

Meski industri tersebut masih kerap dikaitkan dengan standar kecantikan tertentu, Elvira memilih tetap konsisten mengenakan hijab. Baginya, kepercayaan diri tidak ditentukan oleh rambut yang terlihat, melainkan dari kepribadian, cara bersikap, dan karya yang ditunjukkan.

“Bagiku, hijab bukan penghalang untuk percaya diri. Justru hijab menjadi pengingat untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik dan membuatku lebih nyaman jadi diri sendiri,” ungkap Elvira.

Baca Juga: Pashmina Viscose atau Chiffon? Ini Kelebihan yang Perlu Diketahui Hijabers

Di tengah tren hijab yang terus berkembang, Elvira mengaku sedang menyukai pashmina berbahan viscose. Selain nyaman digunakan sepanjang hari, material tersebut juga mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian sehingga cocok dipakai kuliah, menghadiri acara formal, maupun membuat konten di media sosial.

Menurutnya, kunci tampil menarik bukan sekadar mengikuti tren. Setiap perempuan perlu mengenali karak terdiri, memilih warna hijab yang sesuai dengan warna kulit, serta merawat tubuh dan wajah agar rasa percaya diri tumbuh dari dalam.

Pengalaman mengikuti Duta Hijab Radar Malang juga mempertemukannya dengan banyak perempuan inspiratif. Dari sana, ia belajar bahwa tren berhijab tidak hanya melahirkan gaya berpakaian baru, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan muda untuk membangun personal branding tanpa harus meninggalkan jati diri. (haw/adn)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
personal branding hijab Polinema berkarya