Air Mancur Alun-Alun Malang tak Fungsi saat Siang Hari, Ini Penyebabnya

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:21 WIB

 

Kondisi area air mancur Alun-Alun Merdeka Malang siang hari (Darmono/Radar Malang)
Kondisi area air mancur Alun-Alun Merdeka Malang siang hari (Darmono/Radar Malang)

 

MALANG KOTA - Jam operasional air mancur Alun-Alun Merdeka mengalami perubahan. Sebelumnya beroperasi pagi hingga malam hari, kini hanya pada jam-jam tertentu. Yakni pukul 18.00 hingga 21.00.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran mengatakan, perubahan jadwal operasional air mancur bukan karena kerusakan mesin pompa. Namun untuk menjaga kebersihan fasilitas tersebut.

Raymond mengatakan, DLH menerima banyak keluhan tentang bau tidak sedap di air mancur. Itu karena anak-anak yang bermain di area tersebut buang air kecil sembarangan.

"Kami tidak menyalahkan pada pagi hari untuk meminimalkan anak-anak mandi di air mancur," ujarnya.

Sebelumnya, operasional air mancur dibagi dalam tiga sesi. Untuk sesi pagi pukul 08.00 – 09.00 dan pukul 10.00 – 11.00. Kemudian sesi siang berlangsung pada pukul 14.00 – 15.00 dan sore hari sekitar pukul 16.00 – 17.00. Terakhir sesi malam pukul 18.30 – 19.30 dan pukul 20.00 – 21.00.

"Meskipun hanya beroperasi malam hari, tetap tidak boleh mandi di air mancur," tegas Raymond.

Dia menambahkan, sistem air mancur Alun-Alun Merdeka belum menggunakan filter. Sehingga air yang dikeluarkan di atas akan kembali ke bawah untuk diolah kembali. Sedangkan pembersihan air hanya dilakukan pada waktu tertentu. Yakni selama tiga hari sekali sampai sepekan.

 "Kami menggunakan air PDAM untuk penggantian air mancur. Air tanah tidak diperbolehkan digunakan fasilitas tersebut," tandasnya.

Berdasar pengamatan petugas parkir alun-alun, Khairul Anwar menuturkan, air mancur hanya beroperasi pada malam hari. Padahal jika pagi dan siang hari, air mancur menjadi daya tarik pengunjung.

"Menurut saya, sekarang kurang menarik air mancurnya," tuturnya.

Sebagai seorang yang sudah mengamati sebelum revitalisasi, Khairul menilai kondisi Alun-alun Merdeka tak banyak berubah. Menurutnya, kebersihan perlu ditingkatkan. Karena beberapa pot yang seharusnya diisi bunga, malah berisi tumpukan sampah.

"Rumputnya juga baru ditanam seminggu langsung mati," ungkapnya.(adk/ja1/dan)

Editor : Mahmudan
Air Mancur Alun-Alun alun-alun merdeka Alun-alun Malang