Jadi Langganan Macet, Dishub Bakal Siapkan Personel di Koridor Kajoetangan

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB
SERING MACET: Kawasan Kajoetangan Heritage mendapat perhatian khusus Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim. (Nabila Amelia/Radar Malang)
SERING MACET: Kawasan Kajoetangan Heritage mendapat perhatian khusus Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim. (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Kawasan Kajoetangan Heritage semakin padat. Terutama saat libur panjang atau akhir pekan. Untuk mengurai kepadatan di sana, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berencana menempatkan personel.

Kepala Dishub Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan, upaya mengurai kemacetan di Kajoetangan Heritage cukup rutin dilakukan. Salah satunya dengan menerapkan larangan parkir motor di tepi jalan.

Sejak Januari lalu, motor diwajibkan masuk di Gedung Parkir Kajoetangan. Sementara mobil masih diizinkan parkir di sisi kiri jalan. ”Lewat kebijakan itu kami ingin mengurangi kemacetan dan menciptakan Kajoetangan menjadi lebih tertib dan nyaman,” ucapnya.

Namun upaya yang dilakukan itu belum sepenuhnya berhasil. Sebab masih ada kendaraan yang berhenti atau parkir di lokasi yang dilarang.

Kemudian juga ada PKL di sepanjang koridor jalan. ”Untuk mengatasinya, kami akan menyiagakan personel. Para personel yang disiagakan bisa membantu mengurai arus lalu lintas,” terang Jaya. 

Dia melanjutkan, para personel rencananya tidak hanya disiagakan akhir pekan, tapi juga masa libur panjang. Selain personel, edukasi terhadap juru parkir (jukir) juga terus dilakukan. Jaya meminta agar para jukir tidak memaksakan kendaraan masuk bila kapasitas lokasi parkir sudah penuh.

Sementara untuk mengurangi PKL di sepanjang koridor, dishub berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Malang. Lewat Satpol PP, keberadaan PKL, terutama yang ada di sepanjang trotoar bisa ditertibkan. 

Jaya menambahkan, lewat pengaturan lalu lintas dan penertiban yang dilakukan, pihaknya berharap agar fungsi ruang jalan bisa kembali seperti semula. Dengan demikian, Kajoetangan Heritage bisa jadi destinasi wisata yang nyaman. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
macet kajoetangan malang hari ini kajoetangan Dishub Kota Malang Kajoetangan Heritage