
Universitas Ma Chung terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan kelompok disabilitas dan mengikis stigma negatif di masyarakat. Menggandeng D’Mart sebagai mitra strategis, perguruan tinggi ini menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Kreativitas Produksi Batik Ciprat Komitmen Dalam Mengurangi Stigma Pada Difabel pada Senin (31/8/2026).
Ketua Pelaksana Kegiatan, Bita Parga Zen, S.Kom., M.Han., menjelaskan bahwa pelatihan Batik Ciprat Kombinasi ini dikhususkan sepenuhnya bagi penyandang disabilitas. Seluruh peserta yang hadir merupakan warga binaan D’Mart yang berasal dari pelbagai sekolah di wilayah Kabupaten Malang.

"Kami dari Universitas Ma Chung bersama D’Mart melaksanakan pelatihan Batik Ciprat Kombinasi, di mana pesertanya 100 persen diikuti oleh difabel. Sebanyak 15 peserta yang hadir merupakan binaan dari D’Mart yang tersebar di sekolah-sekolah Kabupaten Malang," ujar Bita di sela-sela kegiatan.

Proses pelatihan berlangsung interaktif. Tim pelaksana yang terdiri dari Bintang Pramudya Putra Rasetya, S.Sn., M.Ds., Melany, S.ST., MM.Tr., serta mahasiswa Adam Chesta Budi, Sheraphine Thea Athalia, dan Sinta Rachmawati Citra Lestari, turut mendampingi dan memberikan peragaan langsung teknik pembuatan batik ciprat kepada para peserta.
Bita menegaskan, langkah pemberdayaan ini tidak akan berhenti pada tahapan produksi semata. Universitas Ma Chung berkomitmen membangun sinergi berkelanjutan agar para peserta memiliki kemandirian ekonomi.

"Kegiatan pengurangan stigma ini tak hanya sebatas pelatihan membatik. Universitas Ma Chung akan tetap bersinergi dengan peserta disabilitas melalui pendampingan pengemasan serta pemasaran digital, sehingga mereka benar-benar terlatih dari proses produksi hingga distribusi," pungkasnya.
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang