Kebakaran Dapur RSSA Malang, 19 Pasien Anak Dievakuasi ke Gedung Grand Paviliun

Difa Aurelia Rahmayanti • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:35 WIB
PLAFON RUSAK DAN ROBOH: Salah satu pasien dievakuasi menuju ruangan lain yang tidak terdampak kebakaran. (Darmono/Radar Malang)
PLAFON RUSAK DAN ROBOH: Salah satu pasien dievakuasi menuju ruangan lain yang tidak terdampak kebakaran. (Darmono/Radar Malang)

MALANG, RADAR MALANG – Telah terjadi kebakaran di Rumah Sakit Saiful Anwar pada Rabu (9/9) sore hari. Api membakar bagian Instalasi Gizi dan merembet ke laundry room, kebakaran ini menghanguskan peralatan dapur, bahan makanan serta linen seperti selimut dan seprai.

UPT Damkar Kota Malang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.57 WIB. 5 unit armada pemadam kebakaran dan sebanyak 20 personel dikerahkan ke lokasi. Setelah penanganan selama 1,5 jam api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.30 WIB.

Baca Juga: Dugaan Korsleting Listrik Jadi Penyebab Sementara Kebakaran RSSA Malang

Setelah diselidiki kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik di dapur. Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp900 juta, dan plafon di area kebakaran dilaporkan sempat roboh.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, sebanyak 19 pasien anak yang berada di ruang rawat inap dekat lokasi harus di evakuasi menggunakan kursi roda ke Gedung Grand Paviliun demi menghindari paparan asap tebal.

Baca Juga: Kebakaran Melanda RSSA Malang, Begini Rekaman Video Kondisi di Lokasi

Manajemen RSSA memastikan operasional pelayanan medis sama sekali tidak terganggu. Instalasi Gawat Darurat dan layanan rujukan ambulans tetap beroperasi normal seperti biasa.

Karena dapur gizi terdampak kebakaran, RSSA mengambil langkah cepat dengan bekerja sama dengan pihak katering untuk sementara waktu agar kebutuhan makanan ribuan pasien rawat inap tetap terpenuhi sesuai dengan standar gizi.

Untuk kunjungan pasien, manajemen RSSA menegaskan bahwa pasca kebakaran di dapur instalasi gizi seluruh operasional pelayanan medis dan kebijakan kunjungan pasien tetap berjalan normal.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber
Kota Malang kebakaraan RSSA