MALANG - Riuhnya karnaval bukan hanya soal kostum. Wajah pesertapun bisa menjadi bagian dari pertunjukan. Warna dan motif yang dibuat mencolok menjadi cara untuk memperkuat karakter sekaligus menyampaikan tema yang dibawa.
Hal itu dilakukan Fufa dalam Dinoyo Village Cultural Carnival 2026, Minggu (30/8). Warga Dinoyo tersebut tampil dengan riasan bernuansa budaya Lembo. Konsep itu sengaja dipilih untuk melengkapi penampilannya dalam karnaval.
Persiapannya pun tidak dilakukan mendadak. Fufa telah menyiapkan konsep riasan sekitar satu bulan sebelum acara. Tema budaya Lembo sejak awal menjadi dasar untuk menentukan bentuk dan warna yang akan digunakan.
Baca Juga: Tampil Cantik Tanpa Boros, Ini Rekomendasi Toko Makeup Ramah Kantong di Malang
”Sudah disiapkan satu bulan sebelumnya, memang sudah disiapkan dengan budaya Lembo ini. Kalau kita terus memakai makeup yang cantik, kapan lagi kita memakai makeup yang unik dan menarik,” ujar Fufa saat ditemui di titik start karnaval.
Menurut dia, riasan karnaval memang berbeda dengan makeup untuk aktivitas sehari-hari. Wajah tidak sekadar dibuat lebih cantik, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan karakter yang ingin ditampilkan.
Karena itu, konsep riasan disesuaikan dengan tema dan kostum. Bentuk serta warna pada wajah dibuat agar menyatu dengan penampilan peserta.
Untuk mendapatkan tampilan yang lebih kuat, Fufa menggunakan teknik body painting yang diaplikasikan pada wajah. Hasilnya, warna riasan terlihat lebih mencolok dibandingkan makeup biasa.
Persiapan juga memperhitungkan kondisi selama karnaval. Cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu kek hawatiran karena dapat memengaruhi ketahanan riasan.
Baca Juga: Gelar Karnaval, 1.073 Pelajar SMPN 4 Malang Pilih Tonjolkan Budaya Lokal
“Ya, kadang kita juga khawatir, tapi kita bawa sendiri makeup. Insyaallah kuat,” tuturnya.
Bagi Fufa, keberadaan riasan wajah memberi ruang lebih luas bagi peserta untuk berkreasi. Tidak harus selalu tampil dengan riasan cantik, karnaval justru menjadi kesempatan untuk bereksperimen dengan tampilan yang lebih berani.
Lewat riasan bernuansa Lembo itu, ia juga membawa unsur budaya ke dalam penampilan. Wajah pun akhirnya tak hanya menjadi pelengkap kostum, tetapi bagian dari pesan yang ingin ditampilkan di tengah kemeriahan karnaval.
Editor : Aditya Novrian