Vaksin 150 Hewan, Antisipasi Rabies di Kota Malang  

Nabila Amelia • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:30 WIB
FAHMI: Salah satu warga Kota Malang memanfaatkan program vaksin memperingati World Rabies Day yang disediakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Senin lalu (15/9).
FAHMI: Salah satu warga Kota Malang memanfaatkan program vaksin memperingati World Rabies Day yang disediakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Senin lalu (15/9).

MALANG KOTA -RADAR MALANG- Tanggal 28 September rutin diperingati sebagai Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day. Di Kota Malang, World Rabies Day diperingati dengan menggelar vaksinasi anti rabies dan kastrasi. Kegiatan tersebut digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang.

 Salah satu dokter hewan di Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang drh Hilda Sari mengungkapkan, pemberian vaksinasi anti rabies digelar pekan ini. Sementara kastrasi atau salah satu jenis sterilisasi hewan digelar pada 24 September.

 ”Vaksinasi rabies kami gelar dari 14 September sampai kuotanya habis. Tahun ini kami menyediakan kuota vaksinasi untuk 150 hewan,” kata Hilda. Sampai kemarin (16/9), lebih dari 62 hewan yang sudah mendapat vaksin rabies. Jenisnya beragam seperti kucing persia, kucing anggora, hingga anjing campuran golden retriever.

Menurut Hilda, hewan yang perlu mendapat vaksin adalah kucing, anjing, dan kera. Itu karena, ketiga jenis hewan itu rentan terpapar virus rabies.

 Untuk bisa mengikuti vaksinasi, prosesnya tidak susah. Cukup menunjukkan KTP yang berdomisili Kota Malang. ”Usia hewan minimal 4 bulan dan hewan harus dalam kondisi sehat,” tegasnya.

 Bagi hewan yang mengalami kenaikan suhu tubuh, biasanya tidak mendapat vaksin dulu. Dokter hewan akan menunggu selama 10 menit sampai hewan dalam kondisi sehat. Namun jika belum normal, pemilik hewan bisa kembali keesokan harinya. ”Kami buka dari pukul 08.00 sampai pukul 11.00. Selama kuotanya masih ada,” sambung Hilda.

 Sementara itu dalam kegiatan kastrasi, Dispangtan membuka kuota untuk 60 kucing. Kucing yang bisa mengikuti kastrasi hanya jantan. Pendaftaran kastrasi sudah dibuka sejak 14 September lalu. ”Syarat untuk kastrasi, hewan dalam kondisi sehat. Lalu kondisi kedua testis sudah turun, bisa dikendalikan, dan hewan harus dimasukkan dalam kargo,” pungkas Hilda. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
World Rabies Day Kesehatan Hewan dispangtan kota malang