180 Warga Kota Malang Belajar Buat Foto dan Video Bercerita  

Nabila Amelia • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:36 WIB
ASAH SKILL: Peserta pelatihan foto dan videografi Diskominfo Kota Malang antusias melakukan praktik setelah mendapat materi di Mini Blok Office (MBO) kemarin (Darmono)
ASAH SKILL: Peserta pelatihan foto dan videografi Diskominfo Kota Malang antusias melakukan praktik setelah mendapat materi di Mini Blok Office (MBO) kemarin (Darmono)

MALANG KOTA -RADAR MALANG- Sebanyak 180 warga mengikuti pelatihan foto dan videografi. Pelatihan tersebut digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang di Mini Blok Office (MBO) pada 16-17 September.

 Pelatihan bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Malang. Hal tersebut agar para peserta bisa memahami bagaimana membuat foto yang bercerita.

 Kepala Diskominfo Kota Malang Muhammad Nur Widianto mengungkapkan, pelatihan digelar atas usulan dari masyarakat. ”Ini bagian dari aspirasi masyarakat yang melihat pelatihan foto dan videografi penting,” ungkapnya.

 Menurutnya, adanya pelatihan tidak hanya memberikan nilai positif. Namun juga jadi stimulus terhadap ekonomi. ”Bagi pelaku usaha, keterampilan foto dan videografi bisa menjadi branding usaha," tegasnya.

 Lebih lanjut, Wiwid sedang mempertimbangkan hasil pelatihan. Yakni dalam bentuk pameran. Namun, pameran tersebut akan dikoordinasikan dengan PFI Kota Malang.

 Pelatihan tersebut bukan pertama kali. Sudah jadi pelatihan keempat. Animo para peserta untuk belajar tinggi.

 Dalam pelatihan itu dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Dia mengapresiasi baik pelatihan yang digelar maupun para peserta yang berpartisipasi. Menurutnya, lewat pelatihan, para peserta diajak mengambil foto yang bisa bercerita. ”Jadi tidak hanya sekadar diunggah nantinya. Tapi fotonya bisa memiliki dampak," tegasnya. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Pelatihan Foto diskominfo kota malang PFI Kota Malang