Cara Agar Cicilan Rumah Tidak Memberatkan, Perhatikan 5 Hal Ini

Indra Andi • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 15:22 WIB
Grand Avenue Sukun
Grand Avenue Sukun

 

MALANG  – Memiliki rumah sendiri membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Selain mempertimbangkan harga rumah, calon pembeli perlu memastikan cicilan bulanan tetap sesuai kemampuan agar tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari.

Heny, Sales Tomoland, mengatakan calon pembeli sebaiknya menentukan batas cicilan yang nyaman sejak awal. Perhitungan tersebut dapat dimulai dengan mencatat pemasukan, pengeluaran rutin, serta kewajiban lain yang masih berjalan.

“Biasanya calon pembeli sudah punya gambaran cicilan yang menurut mereka masih nyaman. Dari situ kami ngobrol dulu kebutuhannya seperti apa, karena setelah punya rumah kebutuhan sehari-hari kan tetap jalan. Jangan sampai rumahnya sudah cocok, tapi setelah dibeli justru cicilannya terasa berat setiap bulan,” ujar Heny.

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar cicilan rumah tetap terjangkau.

Pertama, hitung kemampuan keuangan secara menyeluruh. Jangan hanya melihat besaran gaji. Cicilan kendaraan, kartu kredit, kebutuhan keluarga, hingga pengeluaran rutin lainnya perlu diperhitungkan.

Kedua, tetap siapkan dana cadangan. Calon pembeli sebaiknya tidak menghabiskan seluruh tabungan untuk uang muka. Dana darurat tetap diperlukan untuk menghadapi kebutuhan tidak terduga setelah rumah ditempati.

Ketiga, perhatikan biaya setelah membeli rumah.Selain cicilan, pemilik rumah perlu menyiapkan anggaran untuk listrik, air, internet, transportasi, perawatan, dan kebutuhan perabot.

Keempat, bandingkan skema pembiayaan. Uang muka, tenor, dan tipe rumah dapat disimulasikan terlebih dahulu untuk mengetahui pilihan yang paling sesuai dengan kondisi keuangan.

“Kalau masih ada beberapa pilihan, lebih baik dihitung dan dilihat dulu satu per satu. Bukan cuma cicilannya, tapi juga aksesnya bagaimana dan sesuai tidak dengan kebutuhan sehari-hari,” tambah Heny.

Kelima, pertimbangkan lokasi. Jarak rumah dengan tempat kerja, sekolah, maupun pusat aktivitas dapat memengaruhi biaya transportasi dan pengeluaran sehari-hari. Karena itu, harga rumah sebaiknya dipertimbangkan bersama biaya hidup setelah pindah.

Salah satu pilihan hunian di Malang yang ditawarkan Tomoland adalah Grand Avenue Sukun. Proyek tersebut menyasar pembeli rumah pertama, keluarga muda, dan pekerja, dengan skema cicilan mulai kisaran Rp3 jutaan.

Besaran cicilan dapat berbeda tergantung unit yang dipilih, uang muka, tenor, serta skema pembiayaan. Dari sisi lokasi, Grand Avenue Sukun memiliki akses menuju pusat Kota Malang, termasuk kawasan Alun-Alun dan Kayutangan.

Heny menambahkan, cicilan rendah sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan dalam membeli rumah. Legalitas, lingkungan, kebutuhan ruang, akses, dan kemampuan finansial jangka panjang juga perlu diperhatikan.

Calon pembeli dapat melakukan survei lokasi untuk melihat kondisi hunian sekaligus mendiskusikan pilihan unit dan skema pembayaran dengan tim pemasaran.

Informasi mengenai properti Tomoland, ketersediaan unit, maupun jadwal survei dapat diperoleh melalui WhatsApp 0821-4212-5500. (aw)

Editor : Indra Andi
Grand Avenue Sukun rumah hunian tomoland