Benda ini biasa ditemukan di dua tempat keramaian. Yakni saat pasar malam dan konser musik. Benda tersebut adalah sokle atau lampu sorot.
Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati menyampaikan, sokle merupakan salah satu ungkapan yang merupakan serapan Bahasa Belanda. Yakni dari kata zoeklicht.
”Zoek artinya mencari, sedangkan licht artinya cahaya. Atau biasa disebut lampu sorot,” terang dia.
Baca Juga: Lingua Franca: Mengguk
Dia menyampaikan, lampu sorot itu digunakan untuk mempercantik pertunjukan atau menarik pengunjung. Ketika lampu ditembak ke atas, orang yang melihat bisa mengetahui ada sebuah pertunjukan di titik tersebut.
”Bisa digunakan untuk pasar malam, konser indoor maupun outdoor,” imbuhnya. Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, sokle sebelumnya sudah digunakan untuk dua hal.
Yang pertama digunakan di penjara untuk mengawasi sudut tembok yang gelap. Kemudian bisa juga digunakan di mercusuar, sebagai navigasi kapal laut. (adk/by)
Editor : Aditya NovrianSumber : Radar Malang