MALANG KOTA, RADAR MALANG - Tidak semua RT di Kota Malang menerapkan program fisik dalam RT berkelas.
Ada juga program nonfisik seperti di empat RT di RW 6 Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang.
Program nonfisik yang diterapkan di kawasan Perumahan Cempaka Putih. Itu dipilih karena pihak pengembang belum menyerahkan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, program nonfisik yang dimanfaatkan warga seperti pembinaan SDM hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
”Contohnya pembinaan hidroponik,” terang Wahyu.
Jenis hidroponik yang dikembangkan warga yakni selada keriting dan pokcoy. Sampai kemarin sudah ada beberapa tanaman hidroponik yang telah dipanen.
Selain hidroponik, ada juga pelatihan untuk budi daya ikan nila.
Perhatian pemkot untuk Perumahan Cempaka Putih tidak hanya ditujukan untuk program nonfisik.
Pemkot juga berupaya memberikan pendampingan dalam penyerahan PSU. ”Harapannya bisa tuntas pada 2026 atau 2027,” tegas Wahyu.
Selain di kawasan Perumahan Cempaka Putih, Wahyu menyebut program RT berkelas sudah terealisasi di kawasan-kawasan lain. ”Realisasinya sudah 70-an persen,” imbuh mantan Sekda Kabupaten Malang itu.
Sementara itu, Ketua RW 6 Kelurahan Arjowinangun Agung Hari Prastyono menjelaskan, program pengembangan masyarakat sudah direncanakan sejak lama.
Melalui RT berkelas, program-program warga itu akhirnya bisa terwujud.
”Lewat Program RT berkelas ini mempercepat realisasinya,” terang Agung. Hasil panen pun dirasakan warga sekarang. Setiap panen, banyak warga yang akhirnya membeli.
Ada juga yang dijual ke pedagang keliling. Kemudian uang hasil penjualan diputar lagi untuk operasional. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra