MALANG KOTA, RADAR MALANG - Upaya mengurai perkara yang melibatkan pemkot dengan warga Perumahan Griyashanta RW 12 Kelurahan Mojolangu kembali dilakukan.
Kemarin (8/10), pemkot lewat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menggelar pertemuan bersama warga untuk membahas solusi dari perkara yang terjadi.
Namun pertemuan di Kantor Dishub Kota Malang pada pukul 10.00 sampai sekitar pukul 11.00 itu belum menghasilkan kesepakatan.
Sebelum pertemuan juga sempat terjadi perdebatan karena ada satu warga di luar warga Perumahan Griyashanta RW 12 Kelurahan Mojolangu yang ikut.
Adanya warga lain itu diketahui saat staf Dishub Kota Malang menyebut absensi. Kepala Dishub Kota Malang R Widjaja Saleh Putra lantas meminta warga itu untuk meninggalkan ruangan. Beberapa warga Griyashanta yang hadir ternyata ikut meninggalkan ruangan.
Namun, Jaya meminta Ketua RW 12 Jusuf Thoyib untuk tetap di ruangan. Tujuannya untuk melanjutkan pembahasan perkara Perumahan Griyashanta.
Selepas pertemuan, Jaya menjelaskan bahwa sebelumnya warga Perumahan Griyashanta bersurat untuk melakukan audiensi. Kemudian dishub mengiyakan diskusi terbatas bersama Ketua RW 12 Kelurahan Mojolangu.
”Arahnya penyelesaian agar tidak menjadi bara di lingkungan RW,” jelas Jaya. Fokus dishub yakni membahas terkait penutupan jalan di sisi timur Perumahan Griyashanta.
Jaya menyebut, dalam pertemuan terbatas itu ada perkembangan positif. Yakni Ketua RW 12 Kelurahan Mojolangu yang mau diajak diskusi. Namun belum ada poin-poin yang disepakati.
”Semuanya butuh proses, tapi kami yakin ada jalan keluarnya,” tegas Jaya. Ke depan, dia memperkirakan masih ada pertemuan lanjutan. Pihaknya juga masih melihat situasi ke depan.
Sementara itu, Ketua RW 12 Kelurahan Mojolangu Jusuf Thoyib menerangkan, sebelumnya pihaknya mengajukan permohonan audiensi. Permohonan diajukan pada 8 Oktober lalu. ”Kemudian, dishub memberi kami peluang untuk hadir,” terang Jusuf.
Meski pada akhirnya terdapat perdebatan yang membuat beberapa warga keluar dari ruangan, namun kepala dishub kemudian mengajak dirinya berdiskusi.
Ada beberapa pesan yang disampaikan. Arahnya yakni kerja sama untuk menyelesaikan masalah. ”Jadi nanti pesan-pesan dari pak kadis akan saya sampaikan kepada warga dulu. Baru nanti kita berkomunikasi lagi,” pungkas Jusuf. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra