MALANG KOTA, RADAR MALANG - Upaya meningkatkan literasi terus dilakukan. Salah satunya dilakukan dengan memberi nuansa baru di Perpustakaan Umum Kota Malang.
Nuansa baru diusulkan pemkot lewat Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang. "Perpustakaan membuat terobosan baru agar tidak terasa formal seperti kantor," kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat selepas pekan literasi, kemarin (14/10).
Nuansa yang diberikan salah satunya dengan mengubah layout ruang baca. Ruang baca sekarang memperlihatkan jalan. "Jadi pandangan mereka setelah membaca langsung mengarah ke jalan," terang Wahyu.
Perubahan layout itu, menurut Wahyu, dirasakan oleh para pengunjung. Kepada Wahyu, pengunjung juga menyampaikan agar jam buka perpustakaan ditambah. Sebagai contoh pada hari Minggu, yang sebelumnya selalu tutup.
"Pengunjung berharap agar saat car free day bisa dinikmati sambil membaca juga," imbuh Wahyu. Selain itu, dia juga menyebut akan menambah fasilitas baru di perpustakaan. Fasilitas yang dimaksud berupa kafe literasi. Tujuannya agar para pengunjung perpustakaan semakin nyaman.
Kemudian, fasilitas perpustakaan turut dioptimalkan oleh pemkot. Salah satunya dengan fasilitas CD. Itu untuk mengakomodir para disabilitas yang kesulitan dalam membaca.
Fasilitas lainnya berupa koleksi naskah kuno. Saat ini, Dispussipda Kota Malang memiliki 39 koleksi naskah kuno. Seluruhnya merupakan sumbangan dari warga.
Sementara itu, Kepala Dispussipda Kota Malang Yayuk Hermiati menyampaikan, pihaknya sudah mendapat arahan langsung terkait dengan layanan perpustakaan. Sebagai contoh jam buka perpustakaan yang rencananya akan ditambah sampai pukul 21.00 pada hari-hari biasa.
"Karena ternyata ada pengunjung yang membaca di perpustakaan lama, tapi saking asyiknya kok sudah tutup saja?" cerita Yayuk. Sementara pada Minggu rencananya perpustakaan akan dibuka sampai pukul 13.00. Namun untuk rencana jam buka pihaknya perlu melakukan penataan ulang.
Selain jam buka, pemkot terus mengoptimalkan fasilitas yang ada. Tidak hanya naskah kuno dan CD, namun juga buku-buku yang tersedia. Yayuk menyebut, koleksi di perpustakaan saat ini sudah mencapai 132 ribu judul. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra