Jaminan biaya pendidikan itu diberikan setelah ada salah satu keluarga korban yang mengadu ke DPRD Kota Malang. Keluarga korban tersebut bernama Hari Prasetyo. Hari merupakan kakek dari Yusril dan Defan. Keduanya anak almarhumah Radina Astrida Lufitasari. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan, saat ini pendidikan untuk sekolah dasar memang gratis. ”Ada beasiswa untuk membeli alat-alat sekolah. Selanjutnya, SPP juga gratis.
Kalau tidak punya kendaraan bisa menggunakan bus sekolah,” ujarnya kemarin (13/1). Menurut Suwarjana, kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada seluruh sekolah. Saat ditanya berapa anak-anak korban Tragedi Kanjuruhan yang bakal ditanggung biaya sekolahnya, pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menyebut tidak banyak. Dia memprediksi tidak lebih dari 15 anak. Sementara untuk anak-anak korban Kanjuruhan yang duduk di bangku SMA/SMK, mereka masuk ranah bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Malang. (mel/fat) Editor : Mardi Sampurno