Nasional Internasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Peristiwa Olahraga Wisata-Kuliner Ekonomi-Bisnis Opini Pendidikan Politik Sosok

Bisnis Kafe-Restoran di Malang Tumbuh 20 Persen

Mahmudan • 2024-01-09 17:25:00

 

DIDOMINASI MAHASISWA: Salah satu kafe di kawasan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, menyediakan konsep unik untuk menyedot pengunjung.
DIDOMINASI MAHASISWA: Salah satu kafe di kawasan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, menyediakan konsep unik untuk menyedot pengunjung.
 

 

 

MALANG KOTA – Sepanjang 2023 lalu, bisnis kafe dan restoran terus tumbuh. Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Kota Malang mengungkap, pertumbuhannya menembus 20 persen.

Tumbuhnya bisnis kafe dan restoran dipicu beberapa hal. Pertama, masyarakat kembali beraktivitas setelah pandemi covid-19 berakhir. Kedua, banyak berdiri kampus di Kota Malang, sehingga jumlah mahasiswanya banyak. Keberadaan mahasiswa itulah yang mendongkrak tumbuhnya kafe.

Ketua Apkrindo Kota Malang Indra Setiyadi mengatakan, anak muda menjadi konsumen yang mendominasi pengunjung kafe. Sedangkan restoran banyak diisi oleh keluarga. Banyaknya mahasiswa mendorong peningkatan bisnis pada sektor makanan dan minuman (mamin) tersebut. “Setiap bulannya juga terlihat kafe-kafe dan restoran baru bermunculan,” tuturnya.

Selain itu ramainya pengunjung, dia mengatakan, kafe dan restoran terdongkrak lantaran ada acara yang digelar pemerintahan. Hal itu mendatangkan wisatawan ke Kota Malang. “Nataru beberapa hari lalu misalnya, ada peningkatan sekitar 60 persen,” tuturnya.

Secara keseluruhan peningkatan bisnis tersebut, Indra mengatakan, mencapai yang ditargetkan yakni 20 persen. Satu restoran besar, lanjutnya, omzetnya bisa menembus Rp20 juta hingga Rp 24 juta per bulan.

Saat ini, Indra melanjutkan, terdapat sekitar 60 pengusaha yang tergabung Apkrindo Kota Malang. Sementara pada 2024 ini dia belum memprediksi akan seperti apa pertumbuhannya karena tahun politik. “Pastinya berpengaruh. Bisa naik bisa turun,” imbuhnya.

Sementara itu, tumbuhnya kafe dan restoran berdampak terhadap pajak restoran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang mencatat, hingga Oktober 2022 terdapat 3.442 restoran dan kafe yang tercatat sebagai Wajib Pajak (WP). Angka tersebut meningkat 27 persen dibanding 2022 lalu yang berkisar 2.700 WP. Sedangkan realisasi pajak restoran sebesar Rp 147 miliar atau 98 persen dari target Rp 150 miliar. (dur/dan)

Editor : Mahmudan
#Apkrindo #Kafe Restoran dan Hotel #Kota Malang