MALANG KOTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mencatat laju pertumbuhan penduduk di Kota Malang rata-rata meningkat 0,01 persen per tahun.
Ketua Tim Humas BPS Kota Malang Yenita Mirawanti menyebut, total penduduk dari lima kecamatan di Kota Malang berjumlah 846.126 jiwa.
”Kecamatan Klojen menempati posisi pertama sebagai daerah yang padat penduduk,” terang dia.
Angka kepadatan penduduk di sana berkisar 10.651 per km persegi.
Sementara posisi kedua jatuh ditempati Kecamatan Blimbing dengan jumlah kepadatan penduduk sebesar 10.304 per km persegi.
Kecamatan Klojen mengalami peningkatan persentase penduduk sebanyak 0,02 persen dalam kurun waktu satu tahun.
Sementara Kecamatan Blimbing meningkat 0,01 persen.
Yenita menyebut bahwa Kecamatan Klojen yang berada di pusat kota memang banyak menarik perhatian para pendatang.
Sementara itu, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Lowokwaru memiliki kepadatan penduduk yang cukup stabil.
Di tengah padatnya penduduk Kota Malang, masih banyak ditemukan wilayah yang minim penghijauan.
Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode Kulaita B. Alfitra menjelaskan, setiap permukiman harusnya punya tempat khusus untuk penghijauan.
”Idealnya harus ada 200 sampai 250 pohon per hektare,” kata dia.
Jarak penanamannya antara 8 hingga 10 meter per pohon.
Laode menjelaskan ada beberapa jenis pohon yang disarankan di area tertentu.
Misalnya, pohon tabebuya, yang khusus ditanam di jalan raya.
”Kalau di area pemukiman idealnya jenis glodokan,” lanjutnya.
Laode menyebut bila animo masyarakat untuk mengajukan penghijauan di beberapa wilayah masih minim.
”Paling banyak pengajuan dari sekolah,” kata dia.
Sementara perumahan-perumahan masih jarang yang mengajukan ke pihaknya.
Padahal DLH menyediakan bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana