MALANG KABUPATEN - Pria paro baya mengalami kecelakaan di jalur kereta api (KA) di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen. Peristiwa terjadi kemarin siang (21/2) sekitar pukul 12.00.
Korban tewas setelah tertabrak KA jurusan Blitar-Surabaya di kilometer 66,06.
”Tidak ditemukan identitas apa pun di sekitar jenazah,” terang Kapolsek Kepanjen AKP Sri Widyaningsih kepada Jawa Pos Radar Malang.
Saat ditemukan, kondisi jenazah akibat kecelakaan kereta api itu sudah cukup hancur. Bagian kepalanya sudah tak berbentuk lagi.
Beberapa bagian tubuh lainnya juga terpotong. Itu terjadi karena pria yang diperkirakan berusia 55 tahun tersebut sempat terseret sejauh 200 meter.
Upaya mencari identitas korban sudah dilakukan polisi. Widya menyebut bila pihaknya sudah bertanya ke beberapa warga sekitar.
Baca Juga : Kecelakaan di Malang, Terobos Lampu Merah, Mio Hantam Beat.
Hasilnya, tidak ada satu pun warga di sana yang mengenali korban. Juga tidak ada laporan orang hilang dari warga di sana.
Musthofa, salah satu relawan Tagana Kabupaten Malang turut membenarkannya.
”Warga di sekitar lokasi juga tidak mengetahui persis kejadian itu. Tiba-tiba sudah tergeletak jenazah di lokasi,” kata dia.
Musthofa menyebut bila jarak korban meninggal dunia dari jalan raya cukup jauh. Sekitar 500 meter.
”Untuk mengetahui identitas korban, jenazah dibawa ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum,” imbuhnya. (nif/by)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Malang Online (@jawaposradarmalang)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana