Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Petasan yang Meledak di Kasembon Disiapkan untuk Hari Raya Idul Fitri

Bayu Mulya Putra • Senin, 13 Maret 2023 | 18:03 WIB
TUNGGU HASIL LABFOR: Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Selain bubuk petasan, juga ditemukan catatan tentang cara membuatnya. (Suharto / Radar Malang)
TUNGGU HASIL LABFOR: Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Selain bubuk petasan, juga ditemukan catatan tentang cara membuatnya. (Suharto / Radar Malang)
MALANG KABUPATEN  - Bubuk petasan dipastikan jadi penyebab ledakan hebat yang terjadi di RT 07, RW 11, Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Sabtu malam (11/3/2023). Namun bagaimana bubuk itu bisa tersulut, polisi masih mendalaminya. Kemarin siang, olah tempat kejadian perkara (TKP) langsung dilakukan aparat.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin turut meninjau ke lokasi ledakan. Dari hasil sementara olah TKP, pihaknya menemukan 15 barang bukti. Di antaranya bubuk mercon sebanyak 4 kantong dengan total berat 2 kilogram. Selain itu juga ditemukan beberapa petasan siap pakai. Polisi juga menemukan catatan yang berisi cara membuat mercon.

Selain menimbulkan kerusakan di rumah-rumah sekitar lokasi, ledakan juga memunculkan dua lubang. Semuanya ada di kediaman Hasan. Satu lubang berdiameter 50 cm dengan kedalaman 11 cm. Sementara lubang satunya memiliki diameter 49 cm, dengan kedalaman 11,5 cm. Lubang itu ada di ruang tamu.

Dari keterangan yang dihimpun kepolisian, saksi juga mengatakan bahwa sudah beberapa tahun ini Hasan membuat petasan. Namun, petasan tersebut tidak dijual. Melainkan hanya digunakan untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri. ”Namun, kami belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya (ledakan), karena akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh labfor (laboratorium forensik),” tutur Oskar.

Karyadi, anggota Yayasan Relawan Kasembon Peduli Sosial menjelaskan update kondisi korban luka. Salah satu yang ditangani pihaknya adalah Sarip, anak yang masih berusia 10 tahun. ”Dia mengalami beberapa luka di tubuh. Seperti luka di bagian kepala, goresan di sekujur tubuh, sakit pada kaki kanan, dan perut. Setelah dibawa ke RSUI Madinah, kami merujuknya ke RSUD Kabupaten Kediri (RSKK),” kata dia.

Sementara itu, korban anak yang bernama Lukman hanya mengalami luka ringan. Dari tiga anak yang luka ringan, hanya dia saja yang tidak dirujuk ke rumah sakit. Bocah berusia 4 tahun hanya mendapat perawatan di rumah. (mel/by)

  Editor : Bayu Mulya Putra
#polres batu #Petasan Kasembon #ledakan mercon #mercon kasembon