Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Identitas Suami Ternyata Seorang Perempuan, Warga Blimbing Malang Laporkan Pasangan ke Polisi

Nabila Amelia • Rabu, 8 April 2026 | 20:28 WIB
Intan Anggraeni menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan suaminya yang ternyata seorang pria. (Istimewa)
Intan Anggraeni menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan suaminya yang ternyata seorang perempuan. (Istimewa)

MALANG KOTA, RADAR MALANG- Pernikahan singkat yang dijalani Intan Anggraeni, 28, warga Blimbing, Kota Malang, harus berakhir hanya dalam hitungan hari. Ia memutuskan mengakhiri rumah tangganya setelah mengetahui identitas suaminya, E. Reynaldi, 36, yang ternyata seorang perempuan.

Intan menceritakan, dirinya pertama kali mengenal Erfastino pada awal Februari 2026 di Kota Batu. Saat itu, Rey datang sebagai pembeli di tempat Intan bekerja.

“Dia mengaku dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan proyek. Setelah itu kami mulai dekat dan berpacaran sejak 14 Februari,” ungkap Intan kepada Jawa Pos Radar Malang.

Baca Juga: Sempat Viral Pedagang Lele Dikira Maling Motor, Warga Gadang Kedungkandang Ternyata Hanya Salah Paham

Selama menjalin hubungan, Intan mengaku tidak menaruh curiga. Penampilan, sikap, hingga cara berbicara Rey dinilai meyakinkan.

Hubungan keduanya berkembang cepat hingga berujung pada pernikahan siri yang dilangsungkan pada 3 April di rumah Intan. Pihak keluarga mulai merasa janggal karena Rey tidak menghadirkan keluarganya.

Kecurigaan tersebut akhirnya terjawab pada malam pertama. Intan mengaku terkejut saat mengetahui fakta sebenarnya tentang identitas suaminya.

Baca Juga: Terekam CCTV, Pencuri Uang Rp 5 Juta di Junrejo Batu Dibekuk Polisi

“Setelah tahu, saya langsung menangis dan mengadu ke orang tua. Dia juga langsung diminta pergi dari rumah,” lanjutnya.

Salah satu kerabat Intan, Eko, menambahkan bahwa keluarga kemudian menemukan adanya dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan dalam pernikahan tersebut.

“Kami melaporkan karena ada dugaan pemalsuan identitas. Dokumen diduga sengaja dibuat untuk melangsungkan pernikahan,” jelas Eko.

Ia juga menyebut, terlapor sempat meminta Intan membuat paspor dengan alasan akan diajak ke luar negeri, tepatnya ke Thailand, untuk keperluan pengobatan.

Keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/9). Hingga kini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Editor : Aditya Novrian
#pernikahan Malang viral #pemalsuan identitas pasangan #kasus Malang terbaru #POLRESTA MALANG KOTA #berita malang hari ini