Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

 Dari Pertemuan hingga Malam Pertama: Berikut Kronologi Lengkap Pernikahan Siri Sesama Jenis di Kota Malang yang Sempat Viral

Nabila Amelia • Kamis, 9 April 2026 | 15:15 WIB
Intan Anggraeni menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan suaminya yang ternyata seorang pria. (Istimewa)
Intan Anggraeni menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan suaminya yang ternyata seorang pria. (Istimewa)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Impian Intan Anggraeni, 28, untuk membangun rumah tangga kandas setelah mengetahui sang suami, E. Reynaldi, 36, ternyata seorang perempuan. Berikut kronologi lengkap peristiwa yang terjadi di Kota Batu dan Malang pada 2026 berdasar data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang:

Awal Pertemuan (Februari 2026)
Intan pertama kali bertemu Erfastino di tempat kerjanya di Kota Batu. Saat itu, Rey datang sebagai pembeli dan mengenalkan diri sebagai konsultan proyek asal Jakarta. Pertemuan ini berjalan normal dan tidak menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga: Identitas Suami Ternyata Seorang Perempuan, Warga Blimbing Malang Laporkan Pasangan ke Polisi

Pacaran Dimulai (14 Februari 2026)
Setelah beberapa pertemuan, Intan dan Rey mulai menjalin hubungan pacaran pada 14 Februari. Selama masa pacaran, Intan menilai perawakan, tindakan, dan cara bicara Rey mirip laki-laki, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Ajakan Menikah dan Janji-Jani Material (Awal Maret 2026)
Beberapa minggu kemudian, Rey mengajukan pernikahan. Selain itu, ia menjanjikan mobil Lamborghini, rumah, dan berbagai kemewahan lainnya untuk meyakinkan Intan.

Baca Juga: Suami-Istri Asal Malang Cekcok, Rumah Hangus Terbakar

Pernikahan Siri (3 April 2026)
Pada 3 April, keduanya melangsungkan pernikahan siri di rumah Intan. Namun, pihak keluarga mulai merasa janggal karena Rey tidak membawa anggota keluarganya dan jarang membahas asal-usul keluarganya.

Malam Pertama dan Pengungkapan Identitas (5 April 2026)
Kejutan terjadi saat malam pertama. Intan baru menyadari bahwa suaminya adalah perempuan. “Setelah tahu dia perempuan, saya langsung menangis dan mengadu ke orang tua. Dia juga langsung diusir,” ungkap Intan.

Baca Juga: Kasus Nafkah Anak di Surabaya: Tak Dibayar, Mantan Suami Dilaporkan

Pelaporan ke Polisi (8 April 2026)
Keluarga Intan segera melaporkan kejadian ini ke Polresta Malang Kota pada 8 April. Kerabat Intan, Eko, menjelaskan bahwa dokumen pernikahan sengaja dipalsukan. Rey juga memaksa Intan membuat paspor dengan alasan menemani ke Thailand untuk berobat.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan identitas, terutama dalam urusan pernikahan.

Editor : Aditya Novrian
#kronologi pernikahan #penipuan identitas #Intan Anggraeni #malam pertama #malang